Mejuah Juah Bang Tarigan ras Permilis Piga tahun silewat kami ras piga-piga teman pernah njumpai sekalak pelatih tari rikut ras penulis piga-piga buku mengenai karo. Bapak enda biasana igelari "Pa Sulngam" janah ia tading i simpang simalingkar medan, tepatna i gang jeruk.
Ngeranaken soal buku, maka bapak enda ndai pernah mereken sitik masuken kerna nulis buku karo si jarang denga atau mungkin pe lenga pernah i tulis emekapken tentang Rumah Adat Karo (Rumah Siwaluh Jabu). Si menarik kerna rumah adat karo emekapken adi nina bapak enda ndai, kerinana lit ertina, misalna baci inin ibas gambar siteruh enda: Janah lit nina bapak "Pa Sulngam" sekitar kurang lebih 400 bagian ibas rumah adat karo rikut pe ras masing-masing fungsi artina setiap bagin. Perbahan kekurangan waktu guna ndatken data-data rumah adat karo untuk ditulis jadi sada buku, lenga lit waktu sange ndai, ras terus ngasa gundari lenga terlaksanaken. Tapi adi lit bagenda rencana permilis guna nulis buku tentang karo dalam bahasa inggris, mungkin buku mengenai rumah adat karo banci kang kuakap jadi salah sada judul buku usulen simungkin banci itulis teman-teman silit waktuna guna si enda ndai. Endam kam sitik kata tambahen ibas aku nari, soal rencana nulis buku karo dalam bahasa inggris si enggo bergulir ibas milista, janah mbera-mbera banci jadi nambahi inspirasi bagi teman-teman si berencana nulis buku enda. Salam Mejuah Juah Karo Cyber Community --- On Tue, 3/2/10, haryanto bode <[email protected]> wrote: From: haryanto bode <[email protected]> Subject: Re: [komunitaskaro] bincang ringan To: [email protected] Date: Tuesday, March 2, 2010, 7:51 AM Bujur Pak MUG, tadi kami kembali berdiskusi dengan Sdr Erdian Sembiring sambil menyantap KFC dan telur goreng. Usul kita bersama adalah seperti yang kam sampaikan di bawah, yaitu menulis bersama beberapa penulis, misalnya setiap penulis menulis 1 atau 2 bab saja. Jika kita berpartisipasi 6-8 orang dengan rata-rata tulisan 5-7000 kata/bab maka buku ini akan sudah cukup layak. Kalau yg pertama kita coba mengenai budaya dan seni karo yang tersohor bagaimana? Mungkin buku ini adalah buku yang pertama..... ......... ..uga akap permilis, tapi cobalah seorang yang cukup banyak waktu untuk melihat buku-buku mana saja yang dapat digali digabung dikembangkan dan akhirnya disatukan dalam buku berbahasa Inggeris. Uga pendapata, bujur, Bode Haryanto Tarigan, Tw. From: MU Ginting <gintin...@yahoo. se> To: tanahk...@yahoogrou ps.com; forumk...@yahoogrou ps.com; komunitaskaro@ yahoogroups. com Sent: Tue, March 2, 2010 9:50:43 PM Subject: [komunitaskaro] bincang ringan Bincang-bincang ringan Tadi pagi saya dengar di radio bagaimana sering kita manusia sekarang dibanjiri informasi segala macam. Sering kita jadi stress karna harus menjawab telefon, sms, mms, email, skype dsb, dan yang paling stress ialah mereka yang tidak ingin atau tidak mau atau tidak berani mengatakan ’tidak’ atau menolak semua yang datang itu. Seorang mengatakan bahwa sering ingin kembali ke zaman lama yang lebih tenang dengan informasi terbatas, lewat radio atau tv atau koran, itupun hanya kalau punya katanya. Tetapi kan tidak mungkin kembali ke old golden days, maka saya menggunakan hak kemanusiaan saya katanya. Saya berhak diam dan berhak tak menjawab semua yang datang. Kalau ada sms, atau email tetapi diam tak menjawab bukankah itu juga sudah satu jawaban? Cetus teman sebelahnya. Dan yang paling celaka lagi ialah kalau jawaban ’diam’ itu bisa juga ditanggapi macam-macam. Betul juga, tapi risiko itu saya perhitungkan tetap lebih ringan daripada kalau saya stress karena melayani dan menjawab semua itu. Dan bukan tidak jarang pula bahwa email sering atau lebih sering ditanggapi salah, terutama karena email itu adalah ’peracakpan dingin’ , tak melihat matanya, kerut mukanya, gerakan tangannya dsb sebagai kehangatan dalam percakapan langsung berhadapan. Skype terlihat orangnya, tetapi tidak tahu mengapa saya cepat bosan juga, kata seorang lain. Apakah karena gambar skype itu juga tidak bisa memberikan kehangatan yang riil ? Cakap turis Sedang didiskusikan di milis komunitaskaro menerbitkan satu buku turis dalam bahasa Inggris buat memperkenalkan Karo ke turis pendatang mancanegara. Sudah ada beberapa usul yang bagus a l dari permilis luar negeri. Kalau nanti dilengkapi dengan pendapat dari dalam negeri terutama yang dekat dengan Tanah Karo tentu akan sangat bagus. Buku sejenis ini juga pastilah bisa lebih cepat bisa diterbitkan jika banyak pengarangnya. Tiap pengarang menulis bagiannya sendiri, soal Karo atau adat Karo dihadapan turis-turis, soal kampung saya dengan turis, soal turis dapat seorang turang br Karo yang kemudian dibawa ke seberang lautan, soal menghadapi orang tua Karo kalau mau bawa anaknya dsb dsb. Ayo siapa yang setuju, dan siapa yang siap jadi redaksi tulisan-tulisan itu nanti, menterjemahkan yang belum diterjemahkan, meng edit, menjadikan buku dsb. Atau ada tabloid Karo yang menyanggupi? Enda ka sitik cakap-cakap lepus Mejuah-juah kita kerina MUG ____________ _________ _________ _________ _________ __ Använder du Yahoo!? Är du trött på spam? Yahoo! E-post har det bästa spamskyddet som finns http://se.mail. yahoo.com
