Danau Toba -> Berastagi -> Karo, satu urutan paket turism bagi peminat 'studi 
banding'. Tapi juga turis lain pada umumnya. 
Dan sambil protes pula karena jalan hancur, dan lau kertah si kurang ka bau 
kertahna nina AMU hehehe . . . . 
Enggo muat nggerakna daerah turista ndai. Muat cedana dalan, muat lalana si 
protes berarti muat lalana ka turis reh. Melala sen masuk tapi keluarna nge si 
la sitteh kuja hahaha . . . tapi tetap nge meriah atau muat riahna. Periah-riah 
ukurta gelah si meriah ka kari si reh ningku megati. Gia tetap ka si ukurken 
uga maka turah rusur simeriah. Si lesek atau si la tengteng i pejile atau 
idungi salu meriah ukur, sebab adi idalani salu lesek ukur, kuakap pasti ka nge 
muat lesekna ka ngenca. Posting enda ndai ma erbahan meriah ukurta nge ndai ate 
Alexander, pasti nge. 
Encage menam bali ka Karo ras Sumedang nina Atang Setiawan. Ja balina, alamna 
atau watak jelmana, la ka jelas. Atau mungkin bali kang lagu Bupatina hahaha . 
. . enda maka muat balina muat riahna. Setuju pak Atang. Tambah si e nina ka 
'bagaimana mereka memotret serta mengawasi serta menilai kinerja 
pemerintahannya'. Si enggo jelas man banta DPRD Karo sejak diangkat sampai 
bubar keahliannya yang sudah terkenal ialah 'prihatin'. Kalau DPRD Sumedang 
suka 'prihatin' gini juga, ya studi bandingnya cuma jalan-jalan doang mang 
hehehe . . . Tapi itu juga lumayan mang Atang. 
Enda ka sitik periah-riah ukur
MUG

--- In [email protected], Alexander Firdaust <daustco...@...> wrote:
Dewan Ramai-ramai Studi Banding
Pintu Gedung Dewan Ditutup


Gedung DPRD Sumedang kosong melompong, Senin (26/4). Sejak pagi sampai siang 
hari tak terlihat ada anggota dewan yang datang. Ruang-ruang komisi, pimpinan 
dewan sampai ruang fraksi yang biasanya dipakai anggota dewan berkumpul, kosong 
dan pintunya tertutup rapat.

Lebih dari setengah anggota dewan yang berjumlah 50 orang sedang melakukan 
studi banding. Anggota Pansus LKPj yang berjumlah 23 orang melakukan perjalanan 
ke Kabupaten Karo, Sumatera Utara untuk studi banding. Sebelumnya para anggota 
dewan ini sempat berwisata dulu ke Danau Toba, Pulau Samosir, Brastagi dan ke 
Kabupaten Karo.

Sementara anggota komisi C yang berjumlah 10 orang studi banding ke Jembrana 
Bali. Karena sebagian anggota dewan studi banding anggota DPRD yang lain tak 
masuk kantor.
"Sejak pagi tak ada anggota dewan yang datang. Sempat datang Wakil Ketua DPRD 
Pak Sarnata tapi hanya beberapa menit saja kemudian keluar lagi dengan alasan 
ada keluarganya yang meninggal," kata beberapa pegawai sekretariat dewan yang 
memilih duduk-duduk di koridor depan Gedung DPRD.

Dua wakil ketua DPRD yang lain ikut studi banding ke Sumatera. Ketua DPRD Yaya 
Widarya yang baru ikut Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) memilih pergi ke 
Bali. Yaya ikut ke Bali bersama dengan Bupati Don Murdono yang mengajak muspida 
refreshing ke Pulau dewata.

Rencananya para wakil rakyat itu akan pulang dari daerah tujuan studi banding, 
Selasa (27/4) ini, namun mulai masuk kerja lagi Rabu (28/4) besok.

Menurut Ketua Pansus LKPj Atang Setiawan Kabupaten Karo dipilih untuk studi 
banding karena memiliki kesamaan dengan kabupaten Sumedang.

"Kami memilih Karo karena memiliki karakteristik yang sama dengan Sumedang 
sehingga ingin tahu bagaimana mereka memotret serta mengawasi serta menilai 
kinerja pemerintahannya," kata Atang. 

Sumber: 
http://www.tribunjabar.co.id/read/artikel/20094/pintu-gedung-dewan-ditutup
Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community
 



Kirim email ke