Monday, 03 May 2010 07:47       




Untuk mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat berbasis sumber daya
 lokal, Kabupaten Karo memperoleh bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp 14
 miliar, dalam rangka pelaksanaan kegiaatan Program Nasional 
Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri-PISEW (Pengembangan Infrastruktur
 Sosial Ekonomi Wilayah). 
Program tersebut telah melakukan 
langkah awal dengan memberikan modul pelatihan dengan cara memberikan 
penjelasan mengenai proses sosialisasi dan pembelajaran serta pelatihan 
muatan-muatan  PNPM-PISEW yang difokuskan untuk 8 Kecamatan dari 17 
Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Karo yakni Kecamatan Berastagi, 
Merdeka, Naman Teran, Barusjahe, Juhar, Lau Baleng, Kuta buluh dan 
Kecamatan Tiga Nderket. 


Hal ini disampaikan  Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PNPM-PISEW 
Kabupaten Karo,  Sarman Tarigan ST  kepada Global, (1/5) di Kabanjahe.  
 Menurutnya, program ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk 
mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat yang berbasis sumber daya 
lokal, mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan di 
daerah pedesaan, memperbaiki pengelolaan pemerintah dan penguatan 
institusi di pedesaan. 
Dalam pelaksanaan PNPM-PISEW, terdapat
 enam kategori kegiatan pembangunan infrastuktur skala kecil yang secara
 langsung dilaksanakan oleh Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), Yakni 
Infrastruktur Transportasi meliputi pembangunan jalan, jembatan, 
tambatan perahu dan komponen terkait. Peningkatan Produksi Pertanian 
yaitu pembangunan irigasi tersier. Peningkatan Pemasaran Pertanin yaitu 
pembangunan pasar, gudang produksi dan lantai jemur. 
Selanjutnya
 Air Bersih dan Sanitasi yaitu pembangunan sanitasi lingkungan (MCK) dan
 air bersih (perpipaan, baik penampungan air bersih, bak penampungan air
 hujan/PAH, sumur gali, sumur pompa tangan, hidran umum serta drainse). 
Pendidikan, yaitu rehabilitasi gedung SD dan SMP, termasuk fasilitas 
pendukung seperti  kamar mandi/WC, pagar halaman keamanaan sekolah serta
 pengadaan sarana pendukung kelas seperti meja belajar, kursi, dan papan
 tulis, tapi tidak termasuk buku-buku pelajaran sekolah. Kesehatan, 
yaitu rehabilitasi Puskesmas (ruang perawatan dan non perawatan) serta 
pembangunan dan rehabilitasi Puskemas pembantu termasuk fasilitas 
pendukung seperti kamar mandi/WC serta pengadaan sarana pendukung. 
Lebih
 lanjut Sarman mengatakan, "untuk pengawasan pelaksanaa  pengerjaan 
proyek tersebut, dilakukan konsultan, AsistenTeknik, Konsultan Manajemen
 termasuk dari PPK sendiri. Dan seluruh kegiatan program PNPM-PISEW, 
pada bulan September 2010 mendatang seluruhnya sudah harus selesai 
dilaksanakan sebaik-baiknya, sesuai waktu yang ditentukan," katanya. 
Sumber: 
http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&view=article&id=36357:pelaksanaan-pnpm-pisew-di-karo-rp14-miliar&catid=32:sumut-dan-aceh&Itemid=58

Salam Mejuah Juah

Karo Cyber Community



      

Kirim email ke