2008/4/15 Hari <[EMAIL PROTECTED]>:
> Terima kasih bnyk Mas Adi
>  Jawaban Mas sgt membantu saya
>  satu lg Mas.. kalau direktori /home dibawah dierktori / berarti size utk
>  direktori  / hrs lbih besar dr direktori /home??
>
>  Terimaksh
>  -Hari-
>
>
>
rom: Adi Nu>  -----Original Message-----
>  Fgroho [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>  Sent: Tuesday, April 15, 2008 11:47 AM
>  To: [email protected]
>  Subject: Re: [tanya-jawab] Mohon pencerahan
>
>  On Tuesday 15 April 2008 12:31:19 Hari wrote:
>  > 1. Sebaiknya FILE DATA itu disimpan di directory apa?? Spy jika systemnya
>  > rusak file datanya tdk ikut rusak
>  > 2. Directory /Home itu berada dlm direktori /(Root) atau terpisah
>  > 3. Buku apa yg bagus utk memulai belajar linux dr dasar??
>
>  (1) dan (2)
>  Simpan di direktori mana saja boleh.
>  Secara default, di /home.
>  Yang penting data rajin di-backup, sukur sukur pakai RAID.
>  Kalau mau aman, bedakan partisi /home dari partisi lainnya.
>
>  (2)
>  Kalau "direktori" /home tentu di bawah "direktori" /
>  Tapi bisa saja beda partisi, bahkan beda harddisk.
>  Kalau perlu, beda komputer.
>  Settingnya biasanya ada di /etc/fstab
>
>  (3)
>  Di toko buku banyak buku. Bisa beli sesuai budget dan selera.
>  Kalau beli distro yang "boxed version" biasanya juga sudah ada
>  dokumentasinya.
>
>  Saya sendiri lebih suka belajar lewat milis, google dan coba coba.
>  Oh ya, salah satu gudang "buku" yang juga enak dibaca dan perlu adalah
>  dokumentasi yang ada di komputer kita sendiri. Kalau di komputerku (aku
>  pakai
>  opensuse), ada di /usr/share/doc dan /usr/share/doc/packages
>
>  Usul saya, belajar di milis ini.
>  Bayarnya dengan menjawab sebanyak mungkin pertanyaan yang bisa dijawab
>  dengan
>  baik. Kalau perlu, goggling untuk menjawab pertanyaan teman lain. Nanti
>  cepat
>  pintar.
>
>  --
>  Salam,
>
>  Adi Nugroho - http://adi.internux.co.id/
>  iNterNUX --- http://www.internux.net.id/
>  Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 53J Makassar
>  Tel. +62-411-834690  Fax. +62-411-834691
>  CDMA:+62-411-6109535 GSM:+62-816-27-9193
>

Pada sistem berkas Linux, jika kita ingin meletakkan suatu direktori
di media penyimpan lain, maka media penyimpan itu dicantelkan (mount)
ke direktori bersangkutan. Misal direktori home ingin diletakkan di
partisi tersendiri (mis /dev/hda5), maka partisi /dev/hda dicantel
(mount) ke direktori /home.

Kalau misalnya ingin membuat subdirektori bokir di direktori /home
sehingga ada /home/bokir, dan subdirektori bokir itu ingin diletakkan
di partisi lain lagi, misalnya /dev/hda6, maka partisi /dev/hda6
dicantelkan (mount) ke direktori /home/bokir.

Media penyimpan yang dicantelkan (mount) tidak harus di media yang
sama dengan media yang dicanteli. Bisa di partisi lain pada harddisk
yang sama, bisa di partisi pada harddisk lain di komputer yang sama,
atau di partisi pada hardddisk di komputer lain.

Karena di sini bicaranya cantel-mencantel, tidak seperti di wndows
bagi-membagi, maka tidak ada urusannya dengan ukuran partisi yang
dicantelkan dan yang dicanteli.

Supaya cantel-mencantel dilakukan pada waktu booting, informasinya
disimpan di file /etc/fstab.  Kalau tidak, harus dilakukan secara
manual.

CMIIW

Mudah-mudahan membantu.  Link berikut mudah-mudahan bisa lebih
memperjelas: http://www.tuxfiles.org/linuxhelp/linuxdir.html.

Oh ya, etika di sini, kalau membalas email jangan di atas (top
posting) tapi di bawah, buang yang tidak perlu.  Kalau mau membuat
topik baru, jangan melakukannya dengan klik reply lalu ganti subject,
melainkan buat yang benar-benar baru (compose)


Salam

-- 
FAQ milis di http://wiki.linux.or.id/FAQ_milis_tanya-jawab
Unsubscribe: kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info milis selengkapnya di http://linux.or.id/milis

Kirim email ke