Assalaamualaikum wr wb
[Jaret Imani wrote:]
Secara sederhana dan tidak mereferensi pada pengertian "agama" oleh
agama tertentu, agama menurut saya adalah "interaksi antara manusia
dengan tuhannya". Orang yang beragama adalah orang yang memiliki
interaksi / hubungan dengan tuhannya.Sederhana khan? (kata
orang..."nothing beats simplicity")
Tertarik akan thread ini yang panjang dan belum memiliki tanda-tanda
mendekati garis finish maka saya mengirimkan posting ini.
Pengertian saya tentang agama adalah sama dengan pengerian Bapak Jaret
Imani. Saya juga menganggap agama adalah "sarana agar manusia mengenal
dan berinteraksi dengan Tuhan".Jadi "Tuhan" semestinya merupakan faktor
utama dalam beragama.
Tapi kalau dipikir lebih jauh sebenarnya saya tidak pernah memikirkan
dengan serius kemungkinan adanya Tuhan yang mengawasi tingkah-laku saya.
Tidak pernah dengan serius memikirkan bahwa suatu saat saya akan mati,
dan di sidang atas perbuatan saya di dunia ini. Tidak pernah dengan
serius memikirkan bahwa ada hidup setelah mati. Bahkan praktis "ada
ataupun tak adanya Tuhan" bukan masalah bagi saya.
Misalkan jika saya dilahirkan dari orangtua yang beragama bukan islam,
maka 99% kemungkinan saya tidak beragama islam dan akan beragama sesuai
agama orang tua saya. Tuhan itu rasanya prioritas paling akhir dari
sekian banyak masalah yang menyita pikiran. Kalau otak saya dipetakan,
bagian mana yang paling jarang disentuh maka tentunya bagian dimana
konsep Tuhan itu berada.
Saya bukan orang yang tidak menjalankan syariat islam lho..... Saya
termasuk orang kebanyakan yang menjalankan wajib-wajib dengan cukup
lumayan konsisten.
Wassalaamu alaikum wr wb
Get free email at www.deskmail.com -- Free email for the masses!
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)