Assalaamu 'alaikum wr. wb.

Saya jengkel-sedih campur aduk membaca berita ini. Apalagi jika membaca
komentar orang-orang nasrani ambon mengenai peristiwa ambon ......
apalagi ditambah membaca laporan TPF Partai Keadilan di Ambon... apalagi
membaca pemutarbalikan fakta yang dilakukan media Indonesia ataupun
media asing.........apalagi melihat di TV betapa ribuan orang berdesakan
di kapal menjadi pengungsi terusir dari Ambon hanya karena mereka orang
islam.

Barangkali sebenarnya umat islam tidak merasa 1 tubuh lagi melihat
saudaranya ditindas sedemikian rupa. Barangkali selama bukan anak/ istri
/ famili yang diperlakukan sedemikian maka kita tidak mampu merasakan
apa-apa. Barangkali memang umat islam sudah tidak lagi mempunyai ghirah.
Barangkali kita semua memang demikian?

Saya jadi teringat sekilas hadist yang harus saya hapal ketika SD dulu:

"Bukan ummatku kecuali hingga seorang mencintai saudara muslim
sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri". Hadist#?

"Umat islam bagaikan satu tubuh, bila satu anggotanya sakit maka anggota
badan lainnya akan meradang panas dan berjaga semalaman". Hadist#?

"Tidak beriman seseorang sehingga dia mengharapkan saudaranya muslim
sesuai apa yang diharapkan untuk dirinya sendiri".
Bukhari, Hadist #12, dari Anas 

Saya tiba-tiba berpikir bila saat ini tiba-tiba Rasulullah Muhammad SAAW
menjenguk kita, Apa iya kita masih mampu mengaku umat Muhammad SAAW?
Apakah saya tidak malu sekali atas apa yang kita lakukan (atau karena
tidak melakukan apa-apa) atas kejadian yang menimpa saudara kita muslim
di maluku selatan? Apakah Rasulullah SAAW akan bangga atas apa yang kita
lakukan ataukah Rasulullah SAAW justru akan menangis menyaksikan
perilaku kita, ketidak pedulian kita?

Wassalaamu 'alaikum wr. wb.

>----------
>From:  Bambang Edy[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent:  Tuesday, 2 March 1999 14:06
>To:    [EMAIL PROTECTED]
>Subject:       Re: [Tasawuf] Oknum Polisi Berondong Jamaah Sholat
>
>Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>Innalillahi wa inna illaihi roji'un, teriring do'a yang tulus dan ikhlas
>semoga para suhada yang wafat akibat penembahan di Masjid Al-Huda seusai
>menjalankan Sholat Shubuh mendapat kemuliaan di Surga Allah SWT, Amin.
>
>Wassalam ...
>
>Abdurrahman wrote:
>> 
>> Assalamu 'alaikum wr.wb.
>> 
>> Dari Detik.com ...
>> 
>> Innalillah wa inna ilaihi roji'un ...
>> 
>> Provokasi macam apa lagi yg sedang kita hadapi ... ?
>> 
>> -----------------------------------
>> 
>> Senin, 1 Maret 1999
>> 
>> Oknum Polisi Berondong Jamaah Sholat
>> 9 Tewas, Habibie Sudah Tahu
>> Reporter: Sigit Widodo
>> 
>> detikcom - Jakarta, Presiden B. J. Habibie telah mengetahui adanya kasus
>> penembakan jamaah sholat Subuh di Ambon Senin (1/3/1999). Perihal tersebut
>> diungkapkan menteri agama, Malik Fadjar di Istana Negara Jakarta Senin
>> (1/3/1999) sore setelah diterima oleh Habibie.
>> 
>> Malik mengakui bahwa dia sudah mengetahui insiden tersebut sejak pagi hari.
>> "Saya mendapat informasi dari kakanwil Depag Maluku, Drs Hasyim Marabessy,
>> SH, sekitar pukul 05:30 WIB melalui telepon," ujar Malik. Menurut Malik
>> insiden tersebut jelas-jelas merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia.
>> 
>> Sementara itu menteri peranan wanita yang juga ketua umum Badan Kontak
>> Majelis Taklim (BKMT), Tutty Alawiyah merasa prihatin dan terkejut dengan
>> peristiwa ini. Tutty berharap pemerintah dan pihak berwajib segera dapat
>> mengusut pelaku penembakan tersebut. "Jika tidak, hal ini dapat menimbulkan
>> keresahan di masyarakat," kata Tutty.
>> 
>> Insiden penembakan itu terjadi pagi hari sekitar pukul 05:00 WIT. Saat itu
>> sekitar 100 jamaah baru saja selesai menunaikan ibadah sholat Subuh di
>> masjid Al-Huda. Masjid ini terletak di daerah Auhura, sekitar 10 kilometer
>> di sebelah Timur pusat kota Ambon.
>> 
>> Saat jamaah akan meninggalkan masjid, tiba-tiba saja beberapa oknum aparat
>> kepolisian, tanpa jelas alasannya, memberondongkan tembakan ke arah mereka.
>> Tak pelak lagi, korban tewas pun berjatuhan. Gerombolan yang menembak itu,
>> entah polisi-polisian, entah polisi asli.
>> 
>> Berapa jumlah korban yang tewas? Masih simpang siur. Namun sumber detikcom
>> menyebutkan, setidaknya 9 orang tewas. Sedangkan yang luka-luka bisa
>> mencapai puluhan orang.
>> 
>> Oknum polisi itu rupanya tak hanya menyerang para jamaah yang baru saja
>> menjalani sholat Subuh. Mereka, dengan membabibuta juga menyerang
>> rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar masjid tersebut. Penyerangan yang
>> dipimpin oleh beberapa perwira pertama ini tentu saja menerbitkan rasa
>> takut warga. Rasa takut itu mencekam hingga ke seluruh warga di Ambon.
>> 
>> Maklum saja, mereka, warga Ambon itu terus didesa oleh bentrokan antar
>> warga secara terus menerus. Apalagi bentrokan itu berkaitan dengan soal
>> agama. Tak heran jika hingga pukul 20.30 WIT, suasana di seputar kota Ambon
>> terlihat sepi dan mencekam.
>> 
>> Hingga berita ini diturunkan, detikcom belum berhasil mendapatkan
>> konfirmasi dari pihak kepolisian. Baik Polda Maluku maupun Mabes Polri
>> hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi. Namun sumber detikcom di
>> Polda Maluku menyatakan, mereka-mereka yang melakukan penembakan itu sudah
>> diciduk.
>> 
>> Untuk diketahui, kerusuhan yang berlarut-larut di pulau rempah-rempah ini
>> telah menyebabkan eksodus besar-besaran. Pada hari Minggu (28/2/1999) lebih
>> dari 1.300 orang berjejalan pada kapal-kapal yang meninggalkan Ambon.
>> Kerusuhan yang dimulai semenjak hari lebaran 19 Januari 1998 lalu hingga
>> saat ini sudah menewaskan 200 orang.
>> 
>> Hak Cipta ? detikcom Digital Life 1999
>> 
>> ---------------------------------------------------------------------
>> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>---------------------------------------------------------------------
>Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
>Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
>

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke