Assalamualaikum...
Mas Imam, apakah dalam surat Al Kaafiruun tsb. terjemahannya Ad-Diin
padahal dalam bhs Arabnya diin? Maaf kalau saya salah mengoreksi...:)
Wassalamualaikum


On Fri, 5 Mar 1999, Imam Suhadi wrote:

> Assalamu'alaikum Wr. Wb
> 
> Tambahan saja sedikit.
> Ketika rekan-rekan mengkaji Al Qur'an dan menemukan kata Ad-Diin, cobalah
> jangan mempersepsikan hal itu sekedar berarti agama (agama Islam, Nasrani,
> Yahudi, dsb).
> 
> Tertapi Ad-Diin sebagai komponen komprehensif :
> 1. Iman - Iman - Tauhid
> 2. Islam - Amal - Syariah Lahir
> 3. Ihsan - Shalih - Syariah Bathin
> 
> Sehingga dapat ditemukan titik temu peringatan Allah dalam Al Qur'an.
> 
> Contoh:
> "Lakum Diinukum Wa liyadiina" sering diartikan untuk mu agamamu (non Islam)
> dan untukku agamaku  (islam).
> Namun sesungguhnya ini lebih luas, untukmu Ad-Diin mu dan untuk ku Ad-Diin
> ku.
> 
> Pernyataan Al Qur'an ini dapat berlaku bagi kita semua yang bergama Islam,
> terhadap perbedaan pandangan dan pengamalan tentang Ad-Diin.
> 
> atau:
> "Laa Ikra ha fiddiina" sering diartikan Tidak ada paksaan untuk bergama
> (memeluk Islam).
> 
> Namun sesungguhnya inii mempunyai muatan yang lebih luas, yaitu Tidak ada
> paksaan untuk ber Ad-Diin (mngerti dan mengamalkan konsepsi Ad-Diin : Iman -
> Islam -Ihsan)
> 
> Untuk itu dalam banyak posting saya, saya tidak merubah kata Ad-Diin menjadi
> agama untuk memudahkaan kita mencerna hal ini.
> Hal ini sangat eksplisit diungkap dalam hadits yang berap waktu lalu kita
> bahas, ketika Nabii SAW sedang dalam majelis bersama para sahabat, dan
> kemudian datang seseorang (malaikat jibril) menanyakan  tentang  Iman,
> Islam, dan Ihsan.
> Setelah malaikat jibril pergi... Nabi SAW mengatakan : itu adalah malaikat
> Jibril yang mengajarkan kepada kita mengenai "AD-DIIN".
> 
> Wallahu'alam
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Ali Abidin <[EMAIL PROTECTED]>
> To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Friday, March 05, 1999 10:39 AM
> Subject: RE: [Tasawuf] Berita Langit
> 
> 
> Assalaamu 'alaikum wr. wb.
> 
> Saya jadi tertarik akan ayat-ayat dimana Allah mengatakan bahwa "Aku
> akan menggantikan kalian dengan umat lain yang lebih baik". Saya cuman
> mencoba ilmu gothak-gathuk ala QuraishShihab.
> 
> Ada 4 petunjuk Allah yang barangkali menjadi saling menerangkan satu
> sama lainnya yaitu QS 5:54, QS 47:38 QS 2:153-155 dan hadist nabi
> tentang 'Al-Wahn'.
> 
> QS 5:54 adalah ayat yang sering dikutip untuk menerangkan berita langit
> seputar bencana di Indonesia. Ada beberapa titik yang saya perhatikan di
> sini yaitu:
> 1. ditujukan kepada "alladhiina Aamanu" (bukan mukminun atau
> al-mukminun)
> 2. mengatakan "man yartadna minkum an diinihi" (bila kalian berpaling
> dari diin-Nya)
> 3. bila 'Alladhiina Aamanu' tersebut melakukan 'yartadna min diinillah'
> maka akan digantikan dengan kaum lain.
> 
> QS 47:33-38 adalah sebagian ayat yang dikutip Bapak Ahmad Anis (QS
> 47:38) serta dikutip oleh pak Sunarman (QS 47:36) dalam postingnya
> barusan. Dalam ayat ini sekali lagi Allah mengatakan kepada
> 1. "Ayyuhalladhiina Aamanu" QS 47:33
> 2. bahwa Allah akan menggantikan kalian dengan suatu kaum lain yang
> lebih baik. QS 47:38
> 3. Perbedaannya dengan ayat di atas adalah diceritakan bahwa kaum ini
> Kikir terhadap hartanya. Dan sekali lagi dikatakan bahwa dengan Kikir
> terhadap hartanya ini maka sesungguhnya kalian telah berpaling.
> 
> Yang ketiga adalah hadist yang dikutip saudara Syam_MZ bahwa Rasulullah
> bersabda
> 1. Suatu ketika umat islam itu akan dijarah oleh umat lainnya padahal
> ketika itu jumlah umat islam banyak.
> 2. Bahwa pada saat itu Umat islam menderita Al-Wahn yaitu mencintai
> dunia (dan melupakan akhirat).
> 
> Terakhir adalah keterangan dari Imam Ja'far Asshodiq (ulama tabiin)
> ketika menerangkan QS 2:153-155. Dalam ayat ini Allah menceritakan:
> 1. Allah sekali lagi berfirman kepada 'Alldziina Aamanu' QS 2:153
> 2. Bahwa akan ada cobaan dari Allah berupa ketakutan, kelaparan,
> kekurangan harta, berkurangnya jiwa dan bahan makanan QS 2:155
> 3. Bahwa setelah cobaan tersebut Allah akan memberikan berita gembira
> bagi orang-orang yang sabar.
> 
> ------------------
> Just Resume
> ------------------
> Pelajaran yang saya ambil adalah:
> 1. Suatu saat umat islam akan dijarah oleh umat yang lain padahal umat
> islam  saat itu banyak
> 2. Sebagian 'Alladhiina aamanu' pada saat itu kikir dan tidak mau
> berkorban
> 3. Allah berfirman bahwa akan ada cobaan berupa ketakutan, kelaparan,
> kekurangan harta, berkurangnya jiwa dan bahan makanan
> 4. Allah berfirman bahwa setelah itu akan datang berita gembira bagi
> orang-orang yang sabar (saya kira inilah kaum inilah kaum yang akan
> menggantikan kaum sebelumnya,  kaum yang lebih baik dari kaum terdahulu
> tsb). Akan dibangkitkan 'al-qaim' di tengah kaum yang Allah mencintai
> mereka dan mereka mencintai Allah.
> 
> Ayat dan hadist tersebut saya kutipkan di bawah ini sbb:
> 
> "Umat lain akan meratah kamu dengan rakus sebagaimana anjing-anjing
> yang mengelilingi makanan. Sahabat bertanya adakah kerana bilangan
> umat Islam yang sedikit? Rasullullah menjawab tidak, bahkan jumlah
> kamu masa itu banyak sebagaimana buih di permukaan air. Allah mengikis
> perasaan gerun di dalam hati musuh terhadap kamu dan Allah
> mencampakkan dalam hati kamu 'al-wahan'. Sahabat bertanya apa dia
> wahan itu ya Rasullullah. Jawab Rasullullah 'cintakan dunia dan
> bencikan akhirat."
> 
> Hai orang-orang yang beriman, ta'atlah kepada Allah dan ta'atlah kepada
> rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu" (QS. 47:33)
> 
> Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan
> Allah kemudian mereka mati dalam keadaaan kafir, maka sekali-kali Allah
> tidak akan memberi ampun kepada mereka. (QS. 47:34)
> 
> Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan
> Allah-(pun) beserta kamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi
> (pahala) amal-amalmu. (QS. 47:35)
> 
> Sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan senda gurau.Dan jika
> kamu beriman serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan
> Dia tidak akan meminta seluruh harta-hartamu. (QS. 47:36)
> 
> Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu niscaya kamu akan
> kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu. (QS. 47:37)
> 
> Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu)
> pada jalan Allah.Maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang
> kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri.Dan
> Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang
> membutuhkan(Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan menganti
> (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).
> (QS. 47:38)
> 
> Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad
> dari diin-Nya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah
> mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah-lembut
> terhadap orang-orang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang
> kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan
> orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siap
> yang dihendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha
> Mengetahui. (QS. 5:54)
> 
> Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai
> penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS.
> 2:153)
> 
> Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan
> Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup,
> tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. 2:154)
> 
> Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
> kelaparan, kekurangan harta, berkurangnya jiwa dan bahan makanan. Dan
> berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. 2:155)
> 
> Penjelasan Imam Jafar AsShodiq tentang ayat QS 2: 155 tsb tentang apa
> yang dimaksud dalam ayat tsb sebagai ketakutan,  kelaparan, berkurangnya
> uang, berkurangnya jiwa, berkurangnya bahan makanan tsb:
> - Ketakutan adalah disebabkan dari Penguasa yang Zalim
> - Kelaparan disebabkan karena harga yang membumbung
> - Berkurangnya uang karena kesalahan dalam management perdagangan dan
> tak adanya surplus
> - Kurangnya makanan karena banjir
> - Kurangnya manusia karena kematian yang tiba-tiba
> 
> Dan kemudian berita gembira bagi orang yang Sabar dalam ayat tersebut
> adalah akan datangnya "Al-Qaim". Al-Qaim disini biasanya diartikan
> sebagai bangkitnya Imam Mahdi.
> 
> Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> 
> 
> 
> 
> 
> 


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke