Assalaamu 'alaikum wr. wb.

Mungkin ada gunanya bagi para anggota milis tasawuf ini bila saya
tuliskan apa yang pernah saya peroleh dalam milis lainnya mengenai surat
tafsir Al-fatihah ayat 7, khususnya mengenai golongan yang dimurkai
/'maghdhuubi' alaihim.

Ada 3 ayat dalam al-quran yang bercerita tentang orang yang dimurkai
>oleh Allah dan kemudian dilaknat menjadi Kera & Babi. Dalam QS 5:60 digunakan
>terminologi yang sama dengan dalam Al-Fatihah ayat 7 yaitu orang yang
dimurkai Allah (ghadziba / maghdzuubi). Ayat-ayat tersebut saya kutipkan
>berikut ini: 
>
>Katakanlah:"Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih
>buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik ) itu disisi Allah, yaitu
>orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, diantara mereka (ada) yang
>dijadikan KERA & BABI  (dan orang yang) menyembah Taghut". Mereka itu lebih
>buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. (QS. 5:60)
>
>Dan sesungguhnya telah Kami ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu
>pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka:"Jadilah kamu KERA yang
>hina". (QS. 2:65)
>
>Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang mereka dilarang
>mengerjakannya, Kami katakan kepadanya:"Jadilah kamu KERA yang hina". (QS.
>7:166)

Apa maksud Al-Quran mengatakan bahwa golongan yang "maghdzuubi" ini
dijadikan Allah sebagai Babi & Kera? Apakah secara fisik mereka
dijadikan babi & kera atau jiwa mereka yang dijadikan seperti babi &
kera? Jawaban untuk masalah ini mungkin ada dalam posting dengan subject
"Tingkatan Jiwa" dari bapak Imam Suhadi yang pernah dipostingkan dalam
tasawuf@egroups terdahulu. Bahwa salah satu tingkatan jiwa bumi adalah
Binatang sehingga orang yang sudah Kasyaf (dibukakan hijab hatinya) bisa
melihat orang lain dengan kepala hewan seperti babi, kera, anjing,dll
(sesuai tingkatan jiwanya).

Jadi dalam sholat ketika kita membaca QS1:7 tsb sesungguhnya dapat
ditafsirkan kita meminta kepada Allah agar diberi petunjuk agar jiwa
kita naik ke level Langit (alladziina An'amta alaihim) dan dihindarkan
dari jiwa pada level Bumi Hewan Babi & Kera (ghairil Maghdzuubi
alaihim). Dan kita telah memanjatkan doa tersebut 17 kali sehari selama
bertahun-tahun....MasyaAllah.....

Berikut saya kutipkan sebagian dari posting Tingkatan Jiwa tsb:

>Tingkatan Jiwa manusia, dalam terminologi Tasawuf dibagi 7 keatas dan 7
>kebawah (7 langit dan 7 bumi). Hampir semua sufi besar
>membahas
>hal ini walaupun dengan menggunakan definisi yang berbeda termasuk Imam
>Khoemeini R.A dalam sebuah bukunya juga membahas hal ini.
>
>Tingkatan tersebut :
>----------------
>Langit 4,5,6,7       Jiwa Rabbaniyah
>----------------
>Langit 3                Jiwa Rahmaniyah
>----------------
>Langit 2                Jiwa Ruhaniyah
>----------------
>Langit 1               Jiwa Jasmaniyah
>----------------
>Bumi 1                Jiwa Hewan
>----------------
>Bumi 2                Jiwa Tumbuhan
>----------------
>Bumi 3               Jiwa Materi/Benda
>----------------
>Bumi 4,5,6,7     Jiwa Syaithan
>----------------
>
>Nah Jiwa manusia itu bila terlihat, visualisasi sesuai dengan tingkatan Jiwa
>kita.
>Sehingga bagi mereka yang berada pada tingkatan Jiwa Hewan, itu Jiwanya
>tampak seperti hewan. Tingaktan inipun bertingkat-tingkat.
>
>Mulai dari Hewan Melata, berkaki 4, berkaki 2, dan terbang.
>Itu merupakan gradasi tingkatan jiwa.
>Yang masih demikian brat dengan kehidupan dunia, ia berwujud hewan melata.
>Yang semakin dapat keluar dari dominasi dunia dan semakin dekat dengan
>Rabb-nya, melayang-layang seperti burung.
>
>Tingkatan Bumi adalah tingkatan orang-orang yang tersesat dan dimurkai
>Allah. Orang yang beriman dengan benar, mereka yang berada pada
>tingkatan Langit. Manusia dilahirkan pada level Langit-1.

Sedangkan dalil Naqli tentang adanya level jiwa (7 level Langit & 7
level Bumi tersebut) dikatakan kurang lebih sbb:
1. Al-Qur'an itu punya makna batin.
2. Makna batin as-samaa adalah jiwa, sedangkan makna batin dari al-ardh
adalah jasad.
3. Sehingga bila dikatakan Al-Qur'an bercerita ttg 7 lapis langit, itu
sebenarnya menunjukkan kepada 7 tingkat kejiwaan langit.
4. Di QS 65:12 dikatakan, "Allah lah yang menciptakan tujuh langit dan
semitsal itu pula bumi".

Sekali lagi, tulisan ini merupakan rangkuman dari diskusi yang saya
ikuti di milis lain jadi mohon maaf bila tidak nyaman membacanya. Semoga
bermanfaat.

Wassalaamu 'alaikum wr. wb.

>

---------------------------------------------------------------------
Keluar Keanggotaan, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]


Kirim email ke