Assal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. Ya akhi, justru akhi tidak perlu dengan ketakutan itu. Karena itu sudah merupakan konsekuensi yg oleh siapapun akan mendapatinya. Karena itu, ada satu kata yang pantas menjadi penangkalnya "Pasrah dalam Ibadah dan taubat". Kalo itu sudah kita lakukan, maka kita tidak hanya akan mendapati ketakutan itu hilang dengan sendirinya, tapi juga kecerahan kehidupan yang lain sama sekali. seperti mendapati jalan yang terbentang lurus dan tidak ada halangannya sama sekali. Mohon maaf kalau komentar ini malah semakin membuat akhi bingung dan tidak tenang. Wassal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. ========================================= Zainal Bakri BUMI RENCONG POST "ONLINE" http://members.tripod.com/~zxbakri/utama.html E-mail : [EMAIL PROTECTED] ========================================= Date: Thu, 25 Mar 1999 08:52:53 +0700 From: Adidjoko <[EMAIL PROTECTED]> To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Tasawuf] takut mati assalamu'alaikum wr wb sewaktu muda aku tidak pernah berpikir akan datangnya maut, bersamaan perjalanan hidup secara bertahap aku taku kematian datang menjengukku, entah aku taku mati itu sendiri, atau takut meninggalkan dunia yang penuh kesenangan, atau takut akan datangnya hukuman allah terhadapku. mohon bantuan sahabat untuk penenangan jiwa saya. wassalamu'alaikum wr wb --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
