Wa'alaikum salam wr wb,

Masya Allah.....walhamdulillah.... sebuah jawaban yang bijaksana.
Terimakasih banyak ya mas.

Wassalamu'alaikum wr wb,
Wargino




Salam,

Wah Pak Wargino saya ndak berani njawab, soalnya belum punya pengetahuan
tentang itu, tapi sebenernya sih saya pengen ngejawab kiblat kita itu
Allah Yang Esa, tapi takut salah wong belum punya ilmunya, jadi yah
anggep saja saya ndak bisa njawab Pak Wargino. Mohon dimaafkan yah...

Salam,

Gus Lim



     Dari Surat Pak Wargino:
     Assalamu'alaikum wr wb,

     Menarik sekali kupasan anda tentang 'tujuan' itu.
     Anda juga menyinggung tentang kiblat,saya mau tanya mas, :

     Apakah kiblat itu ?
     Kemanakah arah kiblat itu?
     Dimanakah kiblat itu?
     Mengapa perlu kiblat?
     Kapan kita mesti menghadap kiblat?

     Maaf ya mas, dari pada jadi pikiran ngrepotin sekalian.

     Terimakasih sebelumnya,
     Wassalamu'alaikum wr wb,
     Wargino









AGUS SALIM <[EMAIL PROTECTED]> on 03/26/99 04:42:57 PM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Wargino Sihim)
Subject:  RE: [Tasawuf] Agama untuk apa?








     [Gus Lim wrote:]
     >Salam,
     >Maaf nih Pak Sunarman, kalo Pak Sunarman ada di Amerika Serikat
     tentu kiblat Bapak semestinya bukan ke Barat
     seperti saya di Indonesia, demikian juga dengen temen di Inggris
     ato Kutub Utara, tentu beda arahnya, juga yang
     shalat di pesawat ato di kereta. Ini bukan berati kiblat
     masing-masing berbeda kan Pak? Semua tetap berkiblat ke
     Ka'bah sepanjang memang diniatkan shalat secara benar karena
     memang Ka'bahlah kiblat orang yang shalat dan
     bukannya Utara ato selatan. Demikian juga dengan Agama (Jalan
     MenujuNya (Shiratal Mustaqim)). Sepanjang yang
     dituju itu bukan Ngalor ato Ngidulnya, tapi Allah Ta'ala, ya
     mestinya dengan perkenan Allah  akan  bertemu di satu
     titik yaitu Allah Ta'ala darimanapun dia memulai perjalanan.
     Bagaimanapun juga setiap manusia memulai awal perjalanan berbeda
     satu sama lain hingga jalan Pak Panca
     contohnya tentulah bukan duplikasi jalan Pak Sunarman. Wallahu
     A'lam

     Salam,


     Gus Lim





---------------------------------------------------------------------
     Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
     Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
     Dokumentasi Milis :
http://www.mail-archive.com/[email protected]
     Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)





---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)












---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke