Mengenal Manusia-2

Hai orang-orang yang beriman! bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan
(wasilah) yang dapat mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada
jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan (QS Al Maidah : 35)

+ Tidak mungkin akan dapat menjadi hamba-Nya yang didekatkan (qorib) tanpa
mengenal-Nya (ma�rifatullah) terlebih dahulu.

+ Tak akan mungkin  dapat mendekat kepada-Nya dengan membawa kejahilan
(kebodohan) tentang-Nya.

+ Tidak akan mungkin mendekat kepada-Nya dengan membawa hawa nafsu.
Kebenaran (Al Haq) tidak dapat ditemukan dengan hawa nafsu.

+ Dan tidak mungkin mengenal-Nya, tanpa terlebih dahulu mengenal/menemukan
diri sendiri.

+ Dan tidak akan mungkin menemukan diri sendiri selama ke akuan dan
kehormatan  diri belum ditanggalkan dari diri (jiwa) nya.

Dari Imran bin Husain RA. katanya : Ada seseorang bertanya : "Yaa
Rasulullah! adakah telah dikenal para penduduk syurga dan para penduduk
neraka?" Jawab Nabi, "Ya!" Bertanya kembali, "Kalau begitu apalah gunanya
lagi amal-amal orang yang beramal?" Beliau SAW menjawab, "masing-masing
bekerja sesuai dengan untuk apa dia diciptakan atau menurut apa yang
dimudahkan kepadanya..." (HR Bukhari)

Dari Imran RA, saya bertanya, "Yaa Rasulullah! apa dasarnya kerja orang
yang bekerja ?" Beliau menjawab, "setiap orang dimudahkan mengerjakan apa
yang telah diciptakan untuk itu ..." (HR Bukhari)

Sesungguhnya usaha kamu berbeda-beda. Adapun orang yang berderma dan
bertaqwa dan membenarkan kebaikan. Maka Kami menyiapkan baginya jalan yang
mudah. Adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup. Serta
mendustakan kebaikan. Maka Kami menyiapkan baginya jalan yang sukar. Dan
hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.
(QS Al Lail : 4-11)

Setiap manusia mempunyai /membawa misi suci dari Allah SWT. Inilah kodrat
(qudrah) masing-masing individual yang ditentukan oleh Allah. 

Maka apabila ia telah mengetahui dan berjalan sesuai dengan misi sucinya
tersebut, maka ia telah berada di Shiraatal Mustaqiim. Shiraatal Mustaqiim
dalam Surat Al Fatihah ayat 6 dikatakan sebagai jalannya orang-orang yang
diberi nikmat.

-bersambung- 
Dikutip dari Jurnal Kajian Islam Salam 
Diterbitkan oleh Forum Kajian Islam As-Salam 
Jl. AP Pettarani E19/12 Ujungpandang 90222 ([EMAIL PROTECTED])



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke