Ass. Wr. Wb.
Seingat saya di:
* Masjid Nabawi - Madinah: laki dan wanita dipisah pakai penyekat
dari bahan kayu yang berlobang-lobang.
* Masjidil Haram: laki dan wanita dalam memasuki masjid tidak ada
pemisahan untuk pintu ini wanita dan pintu itu laki-2. Langsung saja
berbaur, apalagi kalau waktu shalat sudah mepet. Begitu juga kalau kita
sementara sedang tawaf dan tiba waktu shalat kita langsung saja membaur,
tidak ada pemisahan antara laki dan wanita.
Demikian yang masih saya ingat dan mohon maaf beribu maaf jika ingatan saya
ini salah. Dan juga tidak punya maksud untuk menggurui.
Wass. Wr. Wb.
> ----------
> From: R. Sunarman[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Sunday, June 13, 1999 10:29 PM
> To: Tasawuf
> Subject: [Tasawuf] Wanita protes
>
> Assalamu'alaikum wr wb.
>
> Seorang wanita protes karena selalu ditempatkan di belakang pria
> ketika berada di masjid. Ia menulis begini di sebuah milis:
>
> "Katanya di mata Tuhan semua umat sama. Kenapa gue musti selalu di
> belakang, terpuruk2 padahal gue pengen denger ceramah imam? Sementara
> yang di depan mungkin ngantuk2 dan manggut-manggut seperti anggota
> MPR? Terus apakah di Mekah kalau orang thawaf, yang campur2
> cewek-cowoknya pas saat sholat tiba2 cowok2 baris di depan dan cewek2
> di dorong ke belakang?"
>
> Bagaimana pandangan anda?
>
> Wassalamu'alaikum wr wb.
> RS
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
>
>
>
application/ms-tnef
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)