Assalamu'alaikum wr wb,
Pak Pamungkas, alhamdulillah apa yang anda lakukan itu insya Allah sudah
bagus.
Semoga Allah memberikan petunjuknya kepada kita semua amin.
Sedikit saya ingin menambah tentang pendapat pak Pamungkas (ini hanya
pendapat
lho pak bukan nasihat apalagi bantahan).
[Pamungkas Ali wrote]:
>Lalu bagaimana andaikan saja ada sesuatu yang tidak jelas, kepada
>siapa kita tanyakan?
>Selama ini metode saya adalah dengan membaca buku sebanyak-banyaknya.
>Dengan itu saya bisa mencari jawabanya menurut orang yang berbeda
>dengan dasar pemikiran yang berbeda pula. Artinya kita bisa mendapatkan
>spektrum cara pandang yang sangat luas untuk kita pilih mana yang
>paling pas.
Kalau anda menginginkan cakrawala pandang anda luas dalam KEILMUAN,
cara anda ini adalah baik. Masalahnya adalah bagaimana cara anda
untuk mengambil kesimpulan yang pas yang anda maksud itu?
Tolok ukurnya apa? Bagaimana system verifikasinya?
Setahu saya jalan para salikin itu tidak mungkin bisa ditempuh
TANPA ILMU, namun ILMU bukan tujuan bahkan bisa jadi pada akhirnya
seorang salik malah TIDAK MEMILIKI ILMU.
Sebagai perumpamaan. Seseorang yang berada di dalam kamar gelap, ia
tidak akan bisa mengenal benda-benda di sekelilingnya dengan matanya.
Tapi tatkala ada cahaya terang-benderang yang menyinari ruangan itu
maka ia akan dapat mengenal benda-benda di sekelilingnya.
Walaupun demikian ia tidak MEMILIKI cahaya itu. Ia akan mengenal cahaya
itu sebagai sebuah karunia, atau rahmat yang besar.
*"Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka
dari kegelapan kepada cahaya " QS 2:257
>Ada satu kekhawatiran saya yang tersembunyi, bila kita berguru
>pada satu sumber maka wawasan kita akan terbatas pada pola pikir sumber
>ita saja, yang bisa membuat kita picik dan merasa benar sendiri.
Anda benar misalnya anda berguru pada SEORANG Guru (satu sumber)
logikanya wawasan anda tidak akan luas.
Tapi guru yang mumpuni insya Allah dia akan mampu mengantarkan anda
sampai di depan 'pintu' rahasia kehidupan. Bilamana Sang Pemilik pintu
sudah berkenan membukanya untuk anda, maka anda akan 'terhubung'
dengan sumber ilmu yang tak terbatas (ultra ensiklopedia univers).
Dengan begitu anda insya Allah tidak akan kesulitan untuk mencari
jawaban atas segala rahasia kehidupan secara NYATA dan universal.
*"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan
dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya
itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia,
serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita
yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya? Demikianlah
Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah
mereka kerjakan" QS 6:122
>Dengan membaca banyak-banyak, kita bisa meluaskan wawasan kita, kita
>bisa keluar dan melihat seperti apa sebenarnya kotak hitam tempat saya
>selama ini bersemayam? Bisa saya katakan, saya bisa menjawab pertanyaan
>yang mengganggu dengan membaca.
Alhamdulillah kalau itu benar, maka itu sungguh rahmat yang besar
yang wajib kita syukuri.
Kurang lebih mohon maaf,
Wassalamu'alaikum wr wb,
Wargino
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)