Assalamu 'alaikum wr.wb.

Saya tadi nanya tentang riset di bidang apa yang bisa dikerjakan itu
alasannya adalah sepengetahuan saya lembaga risetnya Microsoft ini
bernama Microsoft Research Center (MSR). Di dunia lokasinya baru ada 3
tempat, yaitu di Redmond, di Cambridge Inggris dan di Beijing.
Masing-masing memperkerjakan puluhan atau ratusan PhD, dan melakukan
penelitian di berbagai bidang yang diperkirakan Microsoft akan berperan
penting bagi dunia teknologi komputer di masa depan.

Nah, dengan kondisi seperti ini, apakah Indonesia mampu ? Berapa PhD di
bidang computer science yang kita punya ? Misalnya punya, topik apa
yang akan diteliti di sini, yang akan memberikan keuntungan kepada
Microsoft ?

Setahu saya, daya tawar Indonesia terhadap Microsoft hanyalah pengguna
komputer yang katanya jumlahnya 30 juta orang dari 200 juta orang,
pengguna yang katanya susah disuruh pindah OS (ke Linux misalnya :) ).
Itupun potensi nya masih belum maksimal. Komputer harganya lebih mahal
daripada handphone, software legalnya juga mahal. Usernya masih belum
punya budaya baca (maunya nanya terus ke orang, nggak mau baca manual,
apalagi yang berbahasa Inggris).

Itu kalau asumsi saya pertama tadi adalah bahwa akan dibangun tempat
riset seperti Microsoft Research Center di Indonesia. Kalau asumsi saya
ini benar, saya takut bahwa berita itu hanyalah lip service saja. Nggak
akan mungkin Microsoft capek-capek buang duit di Indonesia kalau nggak
ada sesuatu yang dia kejar.

Kalau asumsi saya salah, ya sudah. Mungkin yang dimaksud adalah lembaga
riset yang lain, bukan seperti Microsoft Research Center. Mungkin lebih
seperti lembaga pelatihan atau lembaga advokasi produk Microsoft.

Mudah-mudahan berguna,
wass.wr.wb.

-affan

Kirim email ke