On Mon, Oct 17, 2005 at 07:14:09PM +0000, Indra Tjahjono wrote:
> Tidak, kalau di pindah ke komputer yang tidak ada BIOS dengan
> feature booting from usb, maka Harddisk nya tidak dapat di kenali
> oleh system (dianggap tidak ada harddisk) karena secara default
> motor harddisk nya ini dalam kondisi OFF. jadi di perlukan usblock
> untuk membuat statusnya ON.
>
> usblock ini tidak meng-enkripsi data apapun juga di dalam harddisk
> anda. yang di kunci adalah harddisk anda. jadi kalau harddisk anda
> ini jatuh ke tangan orang lain, maka harddisk ini akan menjadi
> useless, tidak dapat di pakai. (tidak dapat di format, maupun
> low-level format sekalipun).

Masih gak make sense buat saya. Apa usblock ini bisa bekerja
regardless of brand and type of the hard drive, atau cuma bisa jika
dikombinasikan dg hd merek/jenis tertentu/khusus yg bukan seperti hd
yg biasa kita jumpai?

Apa yg mencegah pembuat harddisk utk membuka lock motornya? Kan dia yg
bikin jadi dia tau dong gimana cara ngelocknya (security by
obscurity). Lagipula kalo bisa pake hd yg umum dijumpai, berarti cara
ngelock dan membuka lock utk motor hd ini standard dan diketahui orang
dong, berarti tinggal ngesend low-level command aja ke harddisknya utk
buka locknya dr OFF ke ON? Kalo bener berarti kekuatan securitynya ada
di kerahasiaan caranya ya? Sama seperti lockpicking kunci rumah,
begitu tau cara kerjanya kunci rumah bisa diakalin pake lockpicker
khusus. Dan digital lockpicker seharusnya lebih mudah dicopy dan
disebarkan drpd physical lockpicker.

Kalo pake crypto device seharusnya kekuatan securitynya ada di
kerahasiaan private/secret keynya. Cara kerjanya justru diasumsikan
diketahui semua orang, yg rahasia itu secret/private keynya.

Ronny

Attachment: pgpUJcYVJs9z2.pgp
Description: PGP signature

Kirim email ke