Budi Rahardjo wrote: > Terus terang alasan saya tetap "keep the company" adalah karena > teguran dari salah satu mentor saya. > > Ceritanya begini. Ketika dotcom sedang meledak, saya membuat > beberapa perusahaan dotcom sekaligus. Sama seperti orang2 lain, > mimpi saya adalah IPO dan kaya raya :)
nah kan ketahuan... hihihi :) saya gak tahu lho kalau Pak Budi pernah bikin Dot-COM :) > Ketika ketemu dengan salah seorang kawan yang saya anggap > sebagai mentor untuk urusan bisnis, dia bertanya: > Untuk apa anda IPO? > > - apakah anda membutuhkan uang untuk financing company? yuppe,persh inovatif IT butuh IPO untuk expansion dan biayai operating cost ;-) > Saya tidak bisa menjawab! Untuk apa saya IPO? > Akhirnya saya mau keep the company saja. > Saya mau membuat long lasting company seperti HP ;-) Hanya satu Kata: Salut :) Kita amati terus Pak,nanti ketemu 10 tahun lagi janji ya pershnya masih ada dan terus berkembang :) Btw,satu lagi pak skrg baru inget alasan lain persh startup di valley lebih milih akuisisi daripada (IPO|private): stock options expensing dan requirement Sarbanes-Oaxley untuk perushaan publik. Carlos
