Iya pak, maaf, kami mahasiswa skrg memang kemanjaan, sampe akhirnya pas lulus kami nyesel, kenapa dulu waktu jadi mahasiswa gak belajar yang rajin. Akses informasi yang super hebat saat ini memang memungkinkan mahasiswa untuk berkreasi lebih luas.

Tapi dari pengalaman pribadi (sebagai mahasiswa pemalas), keinginan sangat banyak, cuman gak ada yang ngatur dan gak ada penyaluran (meskipun ini hanya alasan belaka), sehingga kadang-kadang ide-ide yang baru aja mulai mengalir jadi hilang. Apalagi untuk projek FSF/opensource yang membutuhkan dedikasi tingkat tinggi.

Semoga, dengan adanya BHTV, 'pemalas-pemalas' ini jadi tergerak :D =))

Sebelumnya salam kenal, saya Fahdi, ex mahasiswa yang berubah status jadi job seeker, baru gabung kemarin, dan coba ngikutin thread disini. Mohon maaf, kalo gak nyambung ato gak sesuai sama aturan disini.

Mohon bimbingannya

On 11/21/05, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
...

Ketika mahasiswa, itu pun yang saya lakukan: beli majalah bekas
di Cikapundung. Bahkan tugas akhir saya pun bermodal sebuah
artikel dari majalah bekas tersebut (ada artikel tentang membuat
VIA untuk Apple ][ lengkap dengan gambar PCB-nya). :)

Anak-anak sekarang memang kemanjaan. he he he

-- budi

Kirim email ke