fade2blac wrote: > > > > kalau saya mengartikan maksut "get the job done" dengan "melakukan > > pekerjaan sesuai dengan sebagaimana pekerjaan tersebut dikerjakan". > > jadinya waloupun pekerjaan tsb belum selesai, atau molor dari deadline > > selama masih bisa dipertanggung jawabkan, udah bisa dibiliang "get the > > job done". > > > > Lalu kenapa jadi isu? Apakah orang-orang 'Indonesia'* job-nya not done? Apa > yang menjadi dasarnya? > > * Salah satu fallacy dalam diskusi disini kita sering menggunakan kata-kata > 'orang indonesia', padahal mungkin yang dimaksud beberapa programmer yang > kebetulan dikenal saja.. > >
Itu,refer ke opini pak Budi kalau sebagian developer Indonesia kebanyakan masih bikin software accounting. Kapan anda dengar Engineer Indonesia yang 10+ tahun berpengalaman di embedded hardware, High-End networking switches, Real Time OS seperti VxWorks, next-generation/obat generic anti-flu burung(kalau di biotech), bikin rudal/missile untuk defense systems seperti Lockheed atau Storage Networks Architecture. Jangankan di Indonesia,Developer/Engineer Indonesian di LN saja masih jarang yang menekuni bidang itu,tapi kenapa bidang itu semuanya masih banyak India-nya ya. Mungkin karena sewaktu di Indonesia dulu, (sebagian) Engineer belum paham thd adanya dan potensi industri tersebut. Carlos
