> selain bisa menjadi MVNO perusahaan yang sudah punya branding juga bisa > menjadi MVNE (mobile virtual network enabler) misalnya yang fanatic sama > groupnya SLANK, slank bisa aja menjadi network enabler dimana nanti SLank > bisa menjual pre-paid system card dan nama operator networknya bisa jadi > SLANK-TEL,
betul sekali pak, kalau soal otorisasi macam system card itu tinggal billing (BOSS istilahnya) dan radius untuk otorisasi. Kalau masalah network bandwidth dan SLA bisa pakai QoS dan untuk konektivitas vpn antar kotanya untuk membedakan SLANK-TEL dan BRITNEYSPEARS-TEL menggunakan mpls vpn (entah 2547 atau vpls) atau bahkan gre tunnels (meskipun kurang 'managable'). >buat segmented market spt ini kan bagus, bisa membuka banyak > peluang pekerjaan dan operator yang asli juga ngga perlu repot dengan > marketing, karena bisa di jual ke Enabler dan enabler yang manage market > mereka sendiri. Betul, jadi ini efisiensi dan fokus. Masing2 menggarap dan fokus pada 'niche'nya saja. > concept yang bagus, cuman di indonesia masih agak sulit, ngga usah tanya > kenapa yaa anda tahu sendiri lah. > > > ps. kebetulan ikut terlibat dalam project MVNO/E di sini jadi tahu seberapa > besar potential marketnya yang bisa di garap. Betul: big market... big time :-) nah kalau saya dulu tahun 2000 terlibat project dev. dan integrasi software2nya on top of mpls vpns. sebenarnya ide wholesale provider ini datangnya dari ISP dan PTT juga koq yang diteruskan ke vendor. Carlos > > adjie
