On Wed, May 31, 2006 at 02:25:41PM +0700, Nukman Luthfie wrote: > > > Menuju contact us, mau mengisinya, dan mau men submit, itu tidak terjadi > ujug2. Proses bisnisnya melalui 3 atau 4 tahapan yang saya ceritakan di > atas. >
Menurut pandangan saya, ada banyak jenis website yang butuh 1 kali kedatangan saja. Mungkin konteks Anda adalah perusahaan murni dot com. Sedangkan saya melihatnya lebih general. Dalam contoh saya sebelumnya, misalnya saya adalah seorang guru sekolah dan mencari software pembuatan jadwal, setelah datang ke website, kemudian lihat screenshot atau demo, melihat harga, langsung akan memutuskan mengontak atau tidak. Kalau pun ragu-ragu, akan disimpannya alamat web saya di bookmark, untuk didatangi kemudian hari. Ini bukan sifat reguler, tapi sekedar menunggu 'moment of truth' Lalu tidak ada untungnya bagi saya menarik dia untuk reguler datang ke website. Kalaupun perlu update dan support, semua dilakukan lewat email. Atau telepon.. > Pengunjung reguler itu tdk harus tiap hari spt portal berita. Sebulan sekali > juga reguler. Untuk penjual software misalnya, pengunjung reguler perlu > untuk mengupdate patch. Kunjungan reguler amat penting untuk menjaga > hubungan dengan pelanggan atau calon pelanggan. Ini sebuah sisi non teknis > yang sering diabaikan oleh penjual software. > Khusus untuk software, IMHO, update, patch dan menjalin komunikasi dengan customer, semua lewat email (baca: membutuhkan sistem pelayanan pelanggan yang baik sehingga user bisa minta macam-macam lewat email) -- fade2blac --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ http://teknoblogia.blogspot.com/2005/02/tata-tertib-milis-v15.html -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
