Tata Tertib Milis
Walaupun
milis cenderung bersifat informal, tetapi ada sedikit aturan
untuk menjaga toleransi terhadap pelanggan lain dan perlu digunakan
akal sehat (common sense) supaya diskusi jadi efektif nyaman untuk semua orang.
Kiat Diskusi Sehat di Mailing List
Tidak
dapat dipungkiri bahwa saat ini mailing list merupakan salah satu media
utama para pengguna internet. Berbagai topik diskusi tersebar di banyak
penyedia jasa milis baik Yahoogroups, GoogleGroups, maupun yang
dihosting sendiri oleh server komunitas.
Ternyata berdiskusi lewat milis dapat menjadi jenjang karir apabila
dilakukan dengan serius dan penuh tanggung jawab. Sebut saja
tokoh-tokoh IT Indonesia saat ini seperti Bang Onno, Pak BR, Bung RSW,
ST’O, Priyadi, Steven Haryanto dan tokoh-tokoh lain yang semuanya
berakar dari aktivitasnya di berbagai milis. Di bidang non IT terdapat
Bondan Winarno dari milis JalanSutra yang terkenal dengan review
berbagai tempat makan yang enak dan menyenangkan.
Tetapi masih banyak para anggota milis yang belum memahami dengan
baik netiket diskusi di dunia maya. Hal ini tidak hanya terjadi pada
para anggota pemula, tetapi juga dilakukan oleh banyak anggota senior
yang sedang terpancing emosinya. Perilaku berdiskusi seseorang sangat
membantu membentuk milis yang nyaman, serta meningkatkan senioritas
seseorang di dalam komunitas.
Tulisan ini berusaha memberikan beberapa pedoman umum untuk
berdiskusi secara sehat di milis, berdasarkan pengalaman menjadi
moderator beberapa milis dan bahan bacaan yang sesuai. Saya menggunakan
sudut pandang milis IT sebagai studi kasus, namun netiket ini juga bisa
diterapkan di milis non IT.
Pertama, hindari subyek email yang tidak mencerminkan masalah.
Subyek email sepertinya merupakan sesuatu yang sangat sederhana, tetapi
banyak moderator milis akan langsung menghapus email karena subyek yang
tidak jelas. Hindari subyek yang tidak menggambarkan masalah, seperti:
“Tolong dong”, “Error MS Word”, “Koneksi putus”, dan sejenisnya.
Manfaatkan subyek untuk mendeskripsikan masalah secara singkat,
misalnya:
* WinXp Sp1 gagal join domain W2K server
* Win2000 blue screen setelah ganti VGA Card GForce 64MB
* Error koneksi ASP.NET 2.0-MySQL dengan ODBC.NET
Jangan lupa untuk selalu menyertakan pesan error yang ditemui, beserta
konfigurasi software/hardware yang terkait.
Kedua, Jangan menggunakan kata “Urgent”, “Mendesak”, atau kalimat yang memaksa.
Banyak pengguna milis mengirimkan pertanyaan yang isinya setengah
memaksa anggota lain untuk menjawab pertanyaannya. Subyek email
disertai dengan embel-embel “urgent”, “penting”, dan sejenisnya.
Logikanya adalah: semua anggota yang posting di milis pasti sedang
terdesak dan urgent, karena mereka tidak mampu memecahkan masalahnya
sendiri. Jadi tidak perlu lagi menambah subyek “urgent” diemail Anda.
Siapa yang peduli? anggota lain juga sedang urgent kok .
Isi email yang memaksa meminta jawaban juga tidak akan mendapat simpati
dari anggota lain. Semua orang sama-sama sibuk dengan pekerjaannya.
Jadi kalau pertanyaan Anda tidak ditanggapi, mungkin anggota lain
sedang sibuk, atau memang masalah Anda terlalu sulit sehingga tidak ada
yang mampu menjawab.
Ketiga, Jangan melontarkan pertanyaan jika Anda belum mencarinya di mesin
pencari.
Jika Anda menemukan suatu masalah, cari terlebih dahulu jawabannya
lewat mesin pencari google, yahoo, atau MSN. Pelajari terlebih dahulu
duduk perkaranya sebelum melontarkan pertanyaan. Dengan demikian
pertanyaan menjadi lebih berbobot, dan pengetahuan juga semakin
bertambah. Bobot diskusi di milis juga semakin meningkat, tidak
memboroskan bandwith untuk posting yang sebenarnya tidak perlu dibahas.
Keterampilan menggunakan mesin pencari merupakan keahlian yang wajib
dikuasai oleh setiap pekerja IT.
Keempat, baca arsip milis sebelum melontarkan pertanyaan.
Seringkali ditemukan pertanyaan yang sama disampaikan berulang-ulang.
Hal ini tentu saja membuat gerah anggota lain, dan memboroskan bandwith
untuk pembicaraan yang tidak perlu. Setiap milis tentu memiliki arsip
yang bisa dibaca dan memiliki fasilitas searching untuk memudahkan
pencarian.
YahooGroups, GoogleGroups, MSN, semuanya menyediakan arsip. Jika Anda
tidak yakin mengetahui letak arsip milis, bertanyalah dengan sopan
mengenai lokasi arsip milis yang Anda ikuti. Hal ini jauh lebih
dihargai daripada melontarkan pertanyaan yang pernah dibahas sebelumnya.
Kelima, coba dulu dan bertanya kemudian.
Banyak anggota milis yang malas mencoba, tetapi terus menerus bertanya
mengenai teknik melakukan sesuatu. Hal ini merupakan kesalahan besar,
dan membuat anggota lain malas menanggapi pertanyaan. Cobalah teknik
yang telah didapatkan dari arsip milis, jawaban anggota lain, ataupun
dari referensi lain. Jika ternyata menemui error atau kesulitan,
lontarkan pertanyaan dengan jelas disertai pesan error yang didapatkan.
Hindari kebiasaan “banyak bertanya, malas bereksperimen”.
Keenam, Lakukan posting sesuai topik milis.
Jangan sekali-kali menyampaikan pertanyaan atau posting di luar konteks
milis. Misalnya menyampaikan pertanyaan jaringan komputer di milis
ilmukomputer-programming. Atau menanyakan topik PHP di milis
jug-indonesia yang membicarakan pemrograman Java.
Ketujuh, baca dan patuhi aturan milis
Milis yang dikelola baik akan selalu dipantau moderatornya. Ada
moderator yang menyampaikan peringatan secara terbuka, ada pula yang
langsung menghapus posting yang dianggap melanggar tanpa peringatan.
Jika posting Anda tidak muncul di milis, maka mawas dirilah, mungkin
Anda sudah melanggar peraturan milis .
Kedelapan, jangan mengirimkan spam ke milis.
Spam adalah email sampah yang tidak diharapkan oleh penerimanya. Banyak
anggota milis bergabung hanya untuk mengirimkan ajakan “berbisnis”
money piramid, arisan berantai, dan sejenisnya. Posting jenis ini akan
langsung dihapus tanpa peringatan, terutama di milis yang termoderasi
dengan baik.
Banyak pula anggota yang tidak pernah nimbrung dalam
diskusi, tetapi memiliki hobby mengirimkan iklan produk-produknya
dengan eksplisit. Tindakan ini akan dianggap sebagai egoisme oleh
anggota lain, karena seseorang yang tidak pernah ikut berkontribusi
dalam diskusi dengan mudahnya mengambil keuntungan dengan
posting-posting iklan.
Beberapa milis masih mengijinkan iklan dalam taraf tertentu,
misalnya untuk kegiatan komunitas dan sosial, sebaiknya Anda terlebih
dahulu mengirim email ke moderator untuk meminta ijin tentang
posting-posting seperti ini.
Bagaimana beriklan di milis?
Beriklan di milis membutuhkan seni tersendiri, sehingga tidak
mengganggu anggota lain yang sedang berdiskusi. Dalam tulisan yang akan
datang, akan saya coba tuliskan beberapa tips beriklan lewat milis
secara sehat dan tidak mengganggu.
.:::::mo0kz:::::.
"Maribelajarbersama"
www.yamaha-vega.or.id
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/