Kalo artikel Rika itu lebih ke pemanfaatannya. Saat ini gue lagi ngerjain project ttg sumberdaya air itu, dilihat juga peran serta masyarakat dalam mengelola SDA. Jadi ceritanya kebijakan [pengelolaan SDA akan disesuaikan dengan local content dimana SDA tersebut berada.
Bottom up lah istilahnya. Jadi nilai2 lokal yg ada tetep dipertahankan, malah kalo bisa di terapkan pd masyarakat lokal lain.
Please bgt ya kalo ada, nyari literaturnya susah bgt. Atau Rika tau ada NGO lain yg punya data ttg hal ini?
On Fri, 18 Jul 2003 09:17:28 +0700 Rizka Elyza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kalau info mengenai pemanfaatan sumber daya air menjadi energi saya
punya. Tapi bukan laporan ilmiah, hehehehe. Cuma cerita gue doang :D,
kalo mau hasil laporan betulannya , hubungi aja YBUL atau USAID.
Awal tahun lalu, saya jalan-jalan ke daerah Jawa Barat. Ada salah satu
desa (desa Cisompet) di ujung jawa barat, sangat terpencil yang ga punya
listrik sama sekali. Mereka berulang kali minta PLN untuk bikin koneksi
ke rumah mereka. Tapi karena untuk mencapai desanya musti ngelewatin
areal persawahan+hutan, biayanya mahal, PLN minta 1,3 juta per rumah
untuk koneksi listrik. Mereka ga ada yang sanggup, akhirnya ada salah
satu staf YBUL (Yayasan Bina Usaha Lingkungan) dengan dana dari USAID
yang mau membantu. Mereka mulai melakukan pendekatan ke masyarakat. Nah
proses ini lama, karena mereka mau murni dari masyarakat sendiri yang
nentuin maunya mereka gimana. Akhirnya si masyarakat sepakat untuk bikin
proyek mikrohidro. Mereka sendiri yang ngerjain, dari mulai ngegali
saluran air, sampe masang tiang listrik dari bambu. Satu hal yang
menarik, semangat gotong royong mereka masih kentaaal sekali. FYI,
saluran air itu ada di atas bukit, dan sangat curam (gue ampe jatuh naek
kesana, hehehe). Untuk masang penstocknya, mereka harus ngegali bukit
sedalam 5 meter.. Dan itu dilakukan semua dengan tangan, tanpa alat
berat. Saluran air juga berperan sebagai saluran irigasi untuk sawah
mereka.
Mereka sendiri juga yang memberikan keputusan biaya untuk instalasi
listrik sebesar 300 ribu yang bisa dicicil 3 bulan. Mereka sendiri yang
masang instalasi ke rumah. Beberapa warga dilatih untuk bisa menjalankan
turbin, melakukan pemeliharaaan dan pengecekan, juga masalah instalasi.
Mikrohidro itu mneghasilkan listrik sebesar 15.000 KW (kalo ga salah
inget), dan baru kepake sebesar 7500 KW untuk satu desa. Per KK dikenai
biaya bulanan antara Rp. 15.000- Rp. 30.000 (kalo ga salah inget lagi),
sistemnya perpake. Nah biaya listrik yang mereka keluarin itu,
setengahnya adalah untuk bayar cicilan turbin dll. Kalo nggak salah
yuang dibantu oleh YBUL adalah soft loan tanpa bunga yang bisa dicicil
selama 10 tahun. Jadinya dengan mereka bayar sebanyak 15.000 perbulan
(sudah berjalan 2 tahun), 8 tahun lagi itu sudha milik masyakarat. Nah,
mereka juga mendirikan bank desa, yang tugasnya mengumpulkan iuran
listrik bulanan. Bank desa ini juga bisa memberikan pinjaman uang dengan
jaminan seadanya. Mereka bisa pinjam 100 ribu dengan jaminan lemari atau
tempat tidur loo (ini beneran, karena gue lihat formulirnya :D).
FYI, murahnya bayar listrik ini sempet membuat desa tetangga mereka
ngiri, desa tetangga bayar listrik paling nggak 50.00 perbulan,
sedangkan mereka Cuma 15.000 :D
Dengan adanya listrik, perekonomian mereka juga meningkat. Sekarang ada
beberapa inds\ustri kecil2an, disana. Industri pisang sale, terus nyewa
mesin penggiling beras, re-charge accu. Walaupun sekarang mereka juga
jadi konsumtif, heheheh, pada beli TV dan VCD.
Selama dua tahun beroperasi, belum pernah sekalipun mereka black out
kecuali pas musim kemarau. Itu pun bukan karena debit air kurang untuk
ke instalasi, mereka lebih memilih air untuk irigasi sawah mereka.
Gitu Ry dongengnya... :D
-rika-
===========================================================================================
"TELKOMNet Instan Divre VI Kalimantan memberikan DISKON PROGRESSIVE kepada para pengguna TELKOMNet-Instan hingga 50% mulai bulan Juli hingga September 2003." ===========================================================================================
_______________________________________________
tlusakti mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/tlusakti
