sani dinar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mobil Ramah Lingkungan Berbahan Bakar LPGDiperkirakan sekitar empat juta pengendara mobil akan beralih dari kendaraan berbahan bakar konvensional bensin dan solar ke mobil berbahan bakar Liquefied Petroleum Gas (LPG) yang ramah lingkungan, karena mengurangi tingkat emisi (buangan) zat asam arang (karbondioksida).
Mobil berbahan bakar LPG itu menjadi kontributor bagi serangkaian program perkotaan yang berwawasan lingkungan. Dari seluruh bahan bakar alternatif, LPG menawarkan sejumlah manfaat.
Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar LPG di Eropa kian bertambah jumlahnya dari hari ke hari, bahkan untuk itu ada beberapa negara yang telah menawarkan insentif pajak. Kendati jumlah stasiun pengisian LPG masih belum sebanding dengan jumlah kendaraan yang beredar di jalan-jalan.
Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi pemakaian LPG, selain manfaat lingkungan hidup. Gas buang dari mobil yang berbahan bakar LPG tidak sebanyak mobil bensin atau solar.
Mobil-mobil berbahan bakar LPG menghasilkan emisi gas buang nitrogen oksida (NO2) 90 persen lebih sedikit dari mesin yang dioperasikan dengan solar.
Menurut perusahaan Shell Gas, mobil ramah lingkungan itu juga hanya menghasilkan 87 persen lebih sedikit karbon monoksida dibandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin. Emisi gas buang ini menjadi penyebab kerusakan lapisan ozon di atmosfer.
Volvo V 70 menggunakan bahan bakar LPG dengan tanki gas yang dipasang pada bagian tambahan. Harga satu liter bensin super di Jerman mencapai di atas 1,10 Ero.
Sementara itu, satu kilogram gas dengan energi yang sepadan dari 1,5 liter berharga 67 cent. Bagi Volvo, ini berarti dapat menghemat sekitar lima Ero untuk setiap 100 kilometer.
Harga mobil-mobil berbahan bakar LPG dikritik oleh sejumlah kalangan masih dianggap mahal. VW Golf dari jenis station wagon dengan tanki bahan bakar bensin dan LPG dijual dengan harga 23.125 Ero, dibandingkan dengan mobil jenis sama yang berbahan bakar bensin, harganya 19.200 Ero.
Di Jerman, pasar terbesar di Eropa, hanya tersedia 350 stasiun pengisian bahan bakar LPG, sementara itu untuk bahan bakar alternatif bio-diesel ada 1.300 stasiun pengisian bahan bakar.
Setelah menjalani serangkaian tes kebakaran dan kecelakaan, tanki mobil berbahan bakar LPG relatif lebih aman ketimbang mobil-mobil bensin.
Bahan bakar bio-diesel menghasilkan emisi gas buang sampai nol, namun penggunaan jenis bahan bakar ini berdampak negatif bagi pertumbuhan lingkungan monokultur yang berefek buruk pada keanekaragaman hayati.
Argumen lainnya bahwa mobil-mobil berbahan bakar LPG relatif dapat dipacu sampai maksimum 4.500 rpm. Sementara itu, mobil Opel Zafira berbahan bakar LPG masih menjalani serangkain tes.
Namun, pemakaian mobil-mobil berbahan bakar LPG relatif hemat karena mengurangi jarak interval perawatan mengingat mengingat penggunaan oli pelumas relatif lama. Mesin-mesin bertenaga LPG umumnya tahan lama. Dinding silinder mobil menjadi awet. (Ant/O-1)
Do you Yahoo!?
Find out what made the Top Yahoo! Searches of 2003
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bpskemang2003/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
Do you Yahoo!?
Find out what made the Top Yahoo! Searches of 2003
to aLL who cares for environment...
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/TL-USAKTI/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
