Ini cerita nyata dari rekan kerjaku, Neneng.

=Ibun=

NOMOR PIN ATM BCA MUDAH DIBOBOL ???????

Pada hari Sabtu (9 Oct '99) kartu ATM BCA saya hilang dan baru saya sadari pada
Minggu malam (10/10). Pada saat itu juga kartu ATM langsung saya blokir. Tetapi
ternyata sebelum kartu diblokir sudah terjadi transaksi penarikan uang sebesar satu 
juta
rupiah pada minggu pagi dilokasi ATM BCA Pasararaya Seibu Blok M yang jauh sekali
dari tempat tinggal saya dan entah dilakukan oleh siapa (padahal saya tinggal di 
tangerang,
cimone). Padahal saya merasa yakin melakukan transaksi terakhir pada hari sabtu sore
dan hanya sebesar lima puluh ribu rupiah. 

Yang menjadi pertanyaan besar bagi saya adalah bagaimana mungkin orang bisa memakai
kartu ATM BCA atas nama saya tanpa mengetahui nomor PIN-nya ? Saya sudah tanyakan
beberapa kali ke Halo BCA tetapi jawabannya selalu sama bahwa kemungkinannya adalah
mungkin kartu saya dipakai/dicuri oleh orang yang saya kenal yang tahu nomor PIN saya.
Tapi saya yakin sekali bahwa nomor PIN itu hanya saya yang tahu. Dan yang lebih
membuat jengkel pihak BCA selalu mengatakan bahwa itu kesalahan saya tapi mereka
sama sekali tidak mau mengakui bahwa ada kemungkinan kesalahan komputer BCA atau
sistem keamanan mereka bisa dibobol sebelum mereka check lebih dulu. 

Sebagai bahan masukan saja bahwa saya pribadi sebelumnya sudah mengalami kasus
semacam ini dua kali, hanya pada kasus yang pertama dan kedua, bulan Juli 99, kartu
ATM saya benar-benar ada ditangan saya tapi saya kehilangan uang yang tidak saya tarik.
Kejadian berulang pada rentang waktu yang dekat. Pada saat itu saya sudah komplain
sampai panjang lebar tetapi tanggapannya tetap bahwa itu kesalahan saya, dan tidak ada
follow up-nya sama sekali. Karena saya kesal pada tanggapan yang sangat tidak
memuaskan maka akhirnya saya relakan. Saya membiasakan untuk mengganti PIN sejak
saat itu, sesuai dengan saran. Tetapi ternyata terjadi kasus ketiga yang membuat
kejengkelan saya memuncak.

Ketika petugas yang saya tanyakan, (terakhir saya berhubungan dengan sdr. Bram),
mereka berkata bahwa sudah pasti kesalahan itu ada dipihak nasabah, dan tidak mungkin
ada pada sistem komputer/jaringan ATM mereka. Mereka meminta saya untuk melakukan
'instrospeksi diri' dan menolak untuk melakukan pengecekan ke sistem mereka, 'sistem
kami tidak mungkin salah' katanya. Kemudian saya mencoba untuk mengejar ke sisi lain,
yaitu apakah saya bisa melihat video pengambilan uang di ATM tersebut. Mereka
menjawab, harus menunggu dua minggu, dan itupun tidak dengan kejelasan apakah ATM
dimaksud memiliki video terpasang. 

Setelah saya desak, mereka baru mencari tahu (tentu saja dengan menunggu lama), apakah
di ATM tersebut terdapat video. Syukur, ternyata jawabannya ada, namun ditambahi
dengan kemungkinan video buram, sehingga mungkin percuma untuk diberikan kepada
saya. Saya katakan "Saya tidak peduli buram atau tidak, pokoknya saya mau lihat video
itu !" 

Kemudian saya bertanya, bagaimana bila ternyata sipengambil uang tidak saya kenal,
sementara nomor PIN saya jelas-jelas tidak bisa diketahui. Kok masih jebol juga ? 
sekali
lagi jawaban yang diberikan adalah "saya harus mengintrospeksi diri" dan "itu tidak
mungkin dari kebocoran system kami".

Maka saya himbau pada para pemegang kartu ATM BCA hati-hati karena kejadian ini
bisa menimpa siapa saja. Mungkin karena BCA sudah merasa semakin besar dengan
nasabah yang membludak maka pelayanan semakin menurun ??????? 

Sayang sekali jika BCA yang dianggap begitu besar tercemar hanya karena oknum tak
bertanggung jawab yang bisa mengutak-atik security system anda.

Neneng Latifah

No. Rekening : 288-11-088-62

E-Mail : [EMAIL PROTECTED]


Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
______________________________________________________________
>From "budi widodo" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke