Bener kok Mas Heri, jamannya Soeharto memang cuma "nekak" orang kecil
termasuk Pegawai Negeri. Insyallah kepemimpinan Gus Dur dan Mbak Mega semua
hutang orang kecil di puso kan dan hutangnya orang gede-gede lan wong sugih
ya tetap harus di kejar. Insyallah besok Petani, Buruh, Nelayan dan Kaki
Lima bisa di rancang untuk dapat pensiun.
Salam.
-----Original Message-----
From: HERI HERWANGGONO <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 18 Oktober 1999 10:14
Subject: [UNDIP] Hutang keluarga Saya 17 juta 100 ribu Rupiah


>
>terimakasih buat Pak Harto & Pak Habibie berkat jasa
>beliau berdua keluarga saya(terdiri atas : Ayah, Ibu,
>saya dam 3 orang adik)kini memiliki hutang Rp
>17.100.000. Hal ini Terjadi dengan asumsi hutang
>bangsa ini 570 trilyun rupiah dan penduduk Indonesia
>yan 200 juta. Artinya tiap kepala punya kewajiban
>hutang Rp 2.850.000. Bahkan balita saja sudah punya
>hutang sebesar itu. Padahal saya dan keluarga saya
>tidak pernah meminjam uang sebesar itu. Tapi Kok Jadi
>punya hutang sebesar itu yaaa. Nah bagaimana dengan
>keluarga Anda? Oh ya Terimakasih juga buat perbankan
>Nasional yang sudah cukup membebani keluarga saya dan
>keluarga teman-teman saya. Aneh ya mereka yang  utang
>kok kita yang nanggung.....
>
>=====
>
>__________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
>______________________________________________________________
>>From HERI HERWANGGONO <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
>Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id
>

______________________________________________________________
>From "Riasto Widiatmono" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke