Seperti halnya tuntutan masyarakat agar tentara ( TNI ) kembali ke barak,
maka saya sarankan anda kembali ke buku-buku anda. Tiap orang punya
kapabilitasnya sendiri-sendiri. Ada yang hebat di lapangan dan ada yang
rajin membaca buku, suka berdiskusi, walau jauh dari tataran realita.

Saya melihat orang-orang berikut kapabel di dunia nya yang nyata :

1. M. Teacher.....---------> Master bidang Kimia ( mantan PM Inggris)
2. Yasser Arafat..---------> T. Sipil ( Pimpinan PLO )
3. Mr. Bean--------------->  Master T. Elektro 
4. Ir. Soekarno----------->  T. Sipil/Arsitek
5. Estrada---------------->  Mantan bintang film
6. q. Aquino-------------->  Ibu rumah tangga 
7. R. Reagen ------------->  mantan bintang film
8. M. Khadafi------------->  mantan tentara

dan lin-lainnya.....

maaf mungkin anda kurang cocok/ kapable dalam tataran praktis, maka
kembalilah ke buku-buku anda dan lanjutkan diskusi-diskusi anda...

Jika anda memang merasa orang-orang yang sekelas dengan anda berada di
ruang sidang atau ruang dosen....



On Tue, 2 Nov 1999, Riasto Widiatmono wrote:

> mempelajari media milist undip akhir-akhir ini saya merasakan ada ketidak seimbangan 
>yang berdebat dengan saya. Disatu sisi saya terlalu jauh disisi lain yang menanggapi 
>sama sekali tidak imbang dengan saya. Lebih baik saya pasif dan melihat saja apa yang 
>diperdebatkan.
> Saran saya sebaiknya kita masing-masing back ti basic atau tidak usah nimbrung kalau 
>hal tiu bukan bidang kita dan atau kita tidak tahu banyak tentang hal itu.
> Saya janji saya akan mengakhiri debat tentang politik dengan milist undip.
> Dosen banyak dicemooh karena sedikit sekali yang ikut aktif di media diskusi seperti 
>ini tetapi setelah ada dosen yang aktif ternyata para panelisnya tidak seimbang dan 
>malahan menilai subyektifitas dan sebagainya.
> Saya lebih suka berdiskusi di ruang sidang dengan Anda yang selalu berusaha tidak 
>menghargai pendapat orang lain atau mempelajari pendapat orang lain terlebih dahulu 
>sebelum menyatakan "subyektifitas". Dimanapun didunia ini yang namanya "argumentasi" 
>selalu berangkat dari "subyektifitas" tetapi "subyektifitas" itu bukan buru-buru 
>ditanggapi dan bagus lagi selalu berangkat dari "positive thinking" atau "positive 
>opinion".
> Sekali lagi tampaknya milist saat ini tidak memiliki orang-orang yang sekelas dengan 
>saya dan sebaiknya memang dosen tidak usah ikut-ikutan nimbrung.
> Saya juga ingin melakukan "pooling" dimedia ini, berapa milist yang setuju jika 
>dosen aktif di milist undip dan berapa milist yang tidak setuju.
> 

______________________________________________________________
>From "Moch. Mustofa" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke