Berikut saya kutipkan berita ttg TOKOH YANG PATUT MENJADI PANUTAN BAGI KITA Kompas, Rabu, 20 September 2000 Fenomena Osama bin Laden NAMA Osama bin Laden, muncul lagi. Pengadilan Jordania hari Senin (18/9) menjatuhkan hukuman mati atas enam pria militan yang diduga pengikut Osama bin Laden. Mereka ini dihukum karena memiliki senjata api dan bahan peledak. Kelompok ini juga merencanakan pemboman selama perayaan milenium di Jordania bulan Desember lalu. Sasarannya orang Yahudi, Amerika Serikat, dan obyek wisata di Jordania. Dari sisi kacamata Barat (atau sekutunya), kemunculan nama pria asal Arab Saudi ini selalu dikaitkan dengan berbagai aksi teror atau rencana aksi kekerasan. Misalnya, jutawan yang bermarkas di Afganistan ini dikejar pihak AS karena diduga menjadi otak peledakan bom dua kantor kedutaan AS di Afrika Timur tahun 1998 lalu. Sekitar 200 orang tewas dalam aksi ini. Majalah Time terbitan Mei 1996 memuat catatan aksi kekekerasan berkaitan dengan Osama bin Laden. Desember 1996, polisi Inggris menemukan sejumlah dokumen transfer uang di tempat Rachid Ramda, seorang warga Aljazair yang berkaitan dengan aksi kekerasan di Perancis. Dokumen ini berkaitan dengan markas besar Osama di Khartoum, Sudan. Penguasa Mesir juga mengaitkan Osama dengan bantuan dana bagi kegiatan kelompok radikal Islam yang hendak membunuh Presiden Husni Mobarak. Tuduhan ini berdasarkan pernyataan sejumlah tersangka yang ditangkap. Osama bahkan juga membiayai Kamp Kunar di Afganistan yang memberikan latihan bagi kelompok radikal Mesir. Belakangan, Deplu AS mengutip sumber intelijennya mengatakan, Osama membantu dana bagi tiga kamp latihan di Sudan Utara. Di tempat ini, para militan dari Mesir, Aljazair dan Tunisia menerima instruksi untuk melancarkan aksi mereka. Bom pun meledak. *** LAHIR dan tumbuh di wilayah Arab Saudi dekat Laut Merah, Osama bin Laden dari sisi lain dilihat sebagai pahlawan. "Dia seorang pahlawan bagi kami sebab dia selalu di garis depan, selalu selangkah di depan dibanding siapa pun," ujar Hamza Mohammed, seorang sukarelawan Palestina yang kini menjalankan proyek konstruksi Osama di Sudan. "Dia tidak saja memberikan uang, tetapi juga dirinya sen-diri. Dia tinggalkan istana untuk tinggal dengan petani di Afganistan dan pejuang Arab. Dia memasak bersama mereka, makan bersama, dan menggali lubang bersama. Inilah gaya Osama bin Laden," tambahnya. Osama memang datang dari keluarga kaya Arab Saudi. Begitu tamat (ada yang mengatakan tak selesai) dari Universitas King Abdul Aziz tahun 1979, jiwa Osama mendidih saat Uni Soviet menduduki Afganistan. Dia lantas bergabung dengan pejuang Mujahidin Afganistan mengusir Soviet. Dari sini, Osama memulai tekadnya membantu semua gerakan atau kelompok yang berniat mengusir siapa saja membantai (orang) Muslim. "Kami akan memburu, tanpa memandang sipil atau militer, siapa saja yang membantu pembantaian Muslim, menyerang tempat suci, atau siapa pun yang membantu Yahudi menduduki tanah Muslim. Mereka menjadi target kami," te-gasnya kepada ABCNews tahun 1998. Sejak itu, semua harta miliknya digunakan untuk mendukung tekadnya ini. Selain harta warisan dari keluarganya yang bergerak di sektor konstruksi yang mencapai lima milyar dollar AS, pada usia 38 tahun Osama bin Laden pribadi sudah punya uang sendiri 300 juta dollar AS. Tak heran, dia ringan memberikan dana bantuan kepada kelompok yang menjalankan tekad dan niatnya. *** MAKA tak heran juga, kalau enam tersangka di Jordania ini berniat menghancurkan kepentingan Yahudi, AS, dan obyek wisata di Jor-dania yang dalam banyak hal di mata Osama bin Laden "lebih dekat" ke AS itu. Osama siap memberikan dana berapa saja asalkan tekadnya terlaksana. Osama kini tinggal di Sudan, setelah dia dikejar di Arab Saudi atas tuduhan menggalang aksi perlawanan atas penguasa setempat yang sangat "pro" AS. Di sini, Osama dilaporkan menjalankan sejumlah perusahaan konstruksi, lahan pertanian penghasil bunga matahari, dan usaha penyamakan kulit, di samping mengekspor kambing secara gelap ke Italia. Dari hasil usaha ini, Osama bin Laden berupaya untuk terus membiayai berbagai kegiatan yang bertujuan menumbang "musuh-musuh" Muslim. Tentu saja, dari sisi berlainan, apa yang dilakukan Osama ini ditanggapi sebagai teroris, kejahatan besar. Tak heran, pihak Jordania menjatuhkan hukuman atas enam pengikut Osama bin Laden. "Salah seorang pendukung keuangan paling signifikan dari aktivitas ekstrem Muslim di seluruh dunia saat ini," demikian julukan Kementerian Luar Negeri AS. Pengamat Barat menilai, "Fenomena Osama bin Laden merupakan suatu ilustrasi dari privatisasi mendukung terorisme". Dua sisi hitam dan putih Osama. (ppg) ===== Taufan __________________________________________________________ Get paid to search..... Just click and sign up http://www.epilot.com/joinnow/referral.asp?friend=taufan __________________________________________________ Do You Yahoo!? Send instant messages & get email alerts with Yahoo! Messenger. http://im.yahoo.com/ ______________________________________________________________ >From Taufan <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
