> Heri Susyanto
> ) [EMAIL PROTECTED]
> HP  0818-992013
> & 62 (0) 254 571333 Ext : 1809
> % 62 (0)254 572468  (fax)
> 
> ----------
> From:         Sumarsono
> Sent:         24 October 2000 09:25
> To:   G IND PENI Merak
> Cc:   Josman, Ginting; Dadang, Irawan; Bambang, Setiono
> Subject:      Hilangnya Sumber Radio Aktif di PT. KS
> 
> Bapak-bapak dan Ibu-ibu,
> Kalau anda melihat/mendengar siaran /berita pagi tgl 24-10-2000 jam 05:30
> di SCTV , diberitakan bahwa Pabrik baja PT.Krakatau Steel telah kehilangan
> sumber radio aktif yang dicuri , barang tersebut hilang dari Bagian /
> Dept. Baja Cair. Radio aktif yang dicuri sebanyak 21 batang dan sudah
> ditemukan 3 batang yang masih tercecer di lingkungan PT. KS, masih 18
> batang lagi yang masih belum ditemukan.
> Adapaun ciri-ciri dan karakteristiknya sebagai berikut :
> 
> 1. Unsur terbuat dari bahan Amnesium-241.
> 2. Bentuknya seperti antena/tubing dengan garis tengah 1 cm dan panjang 20
> cm.
> 3. Warna mengkilat seperti stainless steel.
> 4. Punya waktu paruh 254 tahun, artinya selama waktu itu aktivitasnya
> menjadi separonya ( 127 tahun ).
> 
> Bahayanya :
> 
> 1. Kalau disentuh tangan/anggota tubuh kita maka dalam 2 hari tubuh kita
> akan melepuh dan memerah, karena akan bereaksi dengan cairan di tubuh
> kita.
> 2. Kalau terjual dan dilebur menjadi bahan / alat rumah tangga, maka bahan
> tersebut tetap akan memancarkan radio aktif.
> 
> Rekomendasi:
> 
> Bagi anda terutama yang tinggal di sekitar Cilegon agar hati-hati apabila
> menemukan benda dengan ciri seperti di atas agar segera melaporkan Ke
> Polisi terdekat atau ke Bagian Keselamatan Kerja PT. Krakatau Steel.
> 
> Jangan disentuh dengan tangan, kalau terpaksa pakailah galah/tongkat dari
> bahan apa saja panjang minimum 2 meter dan dilakukan dengan secepat
> mungkin, karena besar kecilnya paparan radiasi dari sumber radio aktif itu
> tergantung pada besar kecilnya aktivitas radio aktif itu sendiri, lamanya
> waktu kita terkena /paparan yang kita terima dan jarak kita dari sumber
> radio aktif itu.
> 
> Jangan terlalu khawatir karena hal ini telah ditangani oleh BPTN ( Badan
> Pengawasan Tenaga Nuklir ) dari BATAN ( Badan Tenaga Atom Nasional )
> Jakarta.
> 
> Demikian sekedar informasi, mudah-mudahan bermanfaat.
> Terima kasih.
> Sumarsono
> ) [EMAIL PROTECTED]
> & 62 (0)254 571333 Ext :1604
> % 62 (0)254 571320, 571290  [Fax]
> 
> 
> 
______________________________________________________________
>From "Heri, Susyanto" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke