Saya setuju dengan Pak Ibnu karena disekolah saya di Paris dulu juga ada
Lembaga seperti yang dimaksud Pak Ibnu namanya Conseille Pedagogique yang
membuat para Profesor juga tunduk dengan peraturan, sebab yang namabya
Profesor juga manusia dan tidak terlepas dari sifat egois dan melupakan
garis-garis aturan akademik, bahkan di Perancis masih ditemukan Profesor
yang rasis atau penganut rasisme extrem, nah lembaga tersebut yang berfungsi
sebagai pengendali keseimbangan antara kepentingan dosen dan mahasiswa.
Tapi saya informasikan Pak Ibnu, bahwa di kandang kita yang namanya Senat
Universitas dan Fakultas sudah tidak mampu berfungsi sebagai alat pengontrol
akademik sebab ada kurikulum yang dijalankan tanpa persetujuan senat dan
tanpa SK Rektor...bahkan ada Program yang bisa dijalankan menurut aturan
yang dibuat pimpinan Program dan tanpa SK Rektor, kelihatannya dilapisan
atas sudah mulai ada pengkristalan kepentingan sehingga berusaha saling
menutupi dan seolah-olah tidak tahu, termasuk mlempemnya lembaga Senat baik
di tingkat Fakultas maupun Universitas...yang prihtain lagi sebagian besar
mahasiswa juga sudah apatis terhadap kehidupan akademik.....malah banyak
sekali yang berprinsip "yang penting lulus"....lha piye nek wis ngene ?
Makanya saya tidak begitu terkejut dengan keluhan Mas Budi Wiyono. Saya juga
menyarankan kepada mahasiswa agar berpegang sepenuhnya kepada tata tertib
mulai dari SK Dekan, SK Rektor sampai SK Menteri DIKNAS, jika ada
penyimpangan silahkan saja jalur-jalur urutan konsultasi ditempuh dan jika
memang sudah tidak ditanggapi baru melangkah ke PTUN dengan membawa
aturan-aturan berupa SK-SK tersebut.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf
Of Ibnu Widiyanto
Sent: 02 Nopember 2000 14:02
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [UNDIP] Ngurus Penilaian yang Ngawur
Mungkin saatnya Undip punya lembaga appeal dan ombudsman. Ini tidak hanya
perlu bagi mahasiswa tapi juga bagis staf undip sendiri.
Bagaiaman? ada komentar?
IW
On Thu, 2 Nov 2000, Riasto Widiatmono wrote:
> Kalau cukup bukti, jalur yang ditempuh :
> - ke DEKAN
> - kalau DEKAN macet terus ke REKTOR
> - kalau REKTOR macet terus saja ke PTUN, jangan lupa dasar-dasar hukumnya
> harus kuat, tanyakan ke LBH atau Lembaga Bantuan Hukum punya UNDIP yang
> kantornya di Auditorium sebelah kiri.
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf
> Of Budi Wiyono
> Sent: 01 Nopember 2000 8:30
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: RE: [UNDIP] Ngurus Penilaian yang Ngawur
>
>
> Pak Riasto,
>
> Seandainya ada kesalahan penilaian
> yang disengaja thd ujian Sarjana,
> Menurut Bapak sebaiknya gimana cara
> mengurusnya ?
>
> Suatu cara yang cukup sopan tapi sangat efektif.
>
> Terima Kasih,
> BDW
>
> At 04:26 01/11/00 +0700, Riasto Widiatmono wrote:
> >Mas Budi, saya kurang jelas soal ngawurnya itu dibagian mana, apakah ada
di
> >transkrip atau ujian pendadaran, atau ujian skripsi atau ujian
> tesis....yang
> >mana ? Kalau boleh tahu....silahkan.
> >
> >-----Original Message-----
> >From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]]On Behalf
> >Of Budi Wiyono
> >Sent: 30 Oktober 2000 9:01
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: [UNDIP] Ngurus Penilaian yang Ngawur
> >
> >
> >Pak Riasto,
> >
> >Kalo ada yang tidak objektif dalam penilaian Ujian Sarjana,
> >itu cara ngurus yang paling efektif gimana, ya Pak ?
> >Mau didiamkan, ... Nanti tuman.
> >
> >Apa langsung ke Rektor ?
> >Mohon sarannya...
> >
> >Thanks,
> >BDW
> >
> >
> >
> >
> >______________________________________________________________
> >>From Budi Wiyono <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> >Milis Archive: http://messages.to/archives or
http://messages.to/archives2
> >DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
> >
> >______________________________________________________________
> >>From "Riasto Widiatmono" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> >Milis Archive: http://messages.to/archives or
http://messages.to/archives2
> >DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
> >
> >
> ______________________________________________________________
> >From Budi Wiyono <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
>
> ______________________________________________________________
> >From "Riasto Widiatmono" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
>
______________________________________________________________
>From Ibnu Widiyanto <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
______________________________________________________________
>From "Riasto Widiatmono" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id