Untuk kesekian kalinya Bambang, seorang bocah yang dianggap mempunyai
kelainan berpikir oleh dokter spesialis anak, menceritakan hal-hal yang baru
kepada Tono. Kali ini yang diceritakannya adalah tentang pengiriman surat.
"Heh, kamu tahu nggak", ujar Bambang mencolek familinya itu. "Kirim
surat dari Indonesia ke Inggeris bisa berlangsung beberapa detik saja lho"
(maksudnya lewat internet - red)
Tono pun terperangah, susah untuk mempercayainya. Karena keluarganya
kalau ngirim surat ke Eropa baru sampai beberapa minggu kemudian. Soalnya
dilakukan lewat pos.
"Bagaimana caranya?"
"Ada alatnya kok!"
Beberapa jam kemudian si Tono bercerita kepada ayahnya yang kebetulan
adalah seorang tokoh yang berwibawa dan disegani di kalangan sanak
familinya.
"Ayah, kata si Bambang, kirim surat dari Indonesia ke Inggeris bisa
berlangsung beberapa detik saja"
"Hmmmmm !!!!!", ujar ayahnya, "Kamu kan tahu sendiri. Menurut diagnosa
dokter, dia itu mempunyai kelainan berpikir. Jadi maklumi sajalah kalau ia
sering bicara yang aneh-aneh".
Kemudian sang ayah membalikkan muka ke arah teman kantornya yang
sudah lama duduk di ruang tamu.
"Memang kita ya sebagai orang yang berpikiran dewasa harus maklum
saja", ujarnya meyakinkan.
"Ya ya ya", balas temannya itu ikut mengiyakan.
Salam,
Nasrullah Idris
------------------
______________________________________________________________
>From "Nasrullah Idris" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id