nuwun sewu Pak Eko,
saya bukan pendukung siapa-siapa,
tapi kalau sudah menyangkut "fisik" orang kok saya kira kurang "prayogi".
sekali lagi, please janganlah mengomentari seseorang, entah itu siapa,
dengan membawa-bawa kekurangan phisik seseorang.
mohon maaf beribu maaf atas komentar saya,
terima kasih.




----- Original Message -----
From: "Eko Raharjo" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, July 24, 2001 12:45 AM
Subject: [UNDIP] Asal Ora Mangan Tanduran (Re: situs "e-Government")


>
>
>
> Pak Loerah Kampoeng wrote:
>
> > Hello HERI HERWANGGONO,
> >
> > Saturday, July 21, 2001, 3:33:20 PM, you wrote:
> >
> > HH> Kesungguhan pemerintah dan DPR untuk membuat
> > HH> perundangan mengenai IT juga tidak saya lihat
> > HH> keseriusannya... Aspek hukum hacking & cracking tidak
> > HH> pernah dijadikan wacana nasional yang serius....
> >
> > Serius nih meminta DPR untuk membuat UU hacking, phreaking, dan
> > cracking? Lha wong DPR/MPR-nya lebih milih nggarap presiden daripada
> > nggarap hal-hal yang membawa kepentingan hajat orang banyak... such as
> > UU migas, kasus Trisakti, dll lah...
> >
> > Peace!
> >
>
> Eko Raharjo:
>
> Finally, parlemen membiarkan presiden untuk bertindak
> sak karep-karepe ASAL ora mangani tanduran. Mau
> ngeluarkan DEKRIT atau DEMIT kek diacuhkan saja!
> Mestinya memang digitukan sejak dulu. Begitu pak tuna-netra
> Wahid melakukan CONTEMPT OF PARLIAMENT dengan
> mengucapkan kata PREK, that guy should have been done!
>
> Lha kalau bapak Wahid ngotot mau tetap jadi presiden
> dan mengangkangi ISTANA negara, ya acuhkan saja.
> Bangun KANTOR baru untuk presiden RI yang dipilih
> oleh parlemen dan yang sehat jasmani dan MENTALnya.
> Biarkan saja kalau pak Wahid mau buat parlemen sendiri
> yang terdiri dari 50 LSM dengan ketua DPR/MPR nya
> Sandyawan SJ.  Jangan pula tanggapi kalau bapak Wahid
> mau merubah TNI menjadi TNU (tentara NU) dst.
>
> Mengenai pendapat loerah kampoeng yang menganggap
> fungsi presiden tidak membawa kepentingan (hajat) orang
> banyak merupakan suatu bukti betapa PARAHnya efek
> dari kepresidenan Wahid. Negara yang dikepalai oleh
> orang LINGLUNG membuat rakyat menjadi BINGUNG.
> Yang memprihatinkan adalah di Indonesia ternyata orang
> dari universitaspun tidak kebal dari PENYESATAN klise tsb.
> Oh  dear......
>
> Wassalam,
> Eko Raharjo
> Calgary, Canada
>
>
>
>
> >
> > --
> > Best regards,
> > Pak Loerah Kampoeng
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> > ______________________________________________________________
> > >From Pak Loerah Kampoeng <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> > Milis Archive: http://messages.to/archives or
http://messages.to/archives2
> > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id
>
> ______________________________________________________________
> >From Eko Raharjo <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
> Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id
>
______________________________________________________________
>From "Wahjuak" <[EMAIL PROTECTED]> to UNDIP List
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke