Setback diskusi di mailing list adalah banyak orang yang suka
berpendapat secara ngawur seperti contoh dibawah ini. Sudah
begitu malahan menuduh orang lain yang bertindak ngawur
memutar balik sejarah. Mbok bung Hery yang fwd  ngecek
dulu. Wong mengenai arti kata taliban dan identifikasi suku&
kebangsaan taliban kan sesuatu yang sudah definite tidak perlu
dilempar keforum untuk mendapatkan justifikasi. Kecuali kalau
bung Hery memang bermaksud supaya member di Undip list
menyempatkan diri untuk misuhi ybs. Kalau begitu saya setuju.

Kepada Prasetyo Wibowo penulis surat dibawah ini, kamu
adalah Dedel, Guoblog, shit head! Biang Panu!, Biang Anthrax!
Ngacau, mencampur adukkan antara Taliban, Bin Laden dan
Al-Qeada.

Tolong bung Herry fwd kan ke yang bersangkutan sebab andalah
yang menforwardkan kesini. Nama saya Eko Wargonyo Raharjo
kalau ybs tidak terima dan mau ngajak gelut saya akan senang
menyambutnya.

Eko Raharjo
Calgary

Salam utk temen2 semua,

Saya kok heran sama orang Indonesia ini. Kayaknya pada gak tau atau gak
baca
sejarah. Masalah penyerangan AS ke Taliban Afghanistan banyak
memunculkan
kerancuan.
Dan cara berpikir ini bukan cuma menjangkit orang2 biasa / kebanyakan,
tapi
juga kalangan pers, seperti yang saya lihat di MetroTV dan SCTV. Coba
deh
kita liat sejarah dulu, biar kita gak asal ngomong dan akhirnya sejarah
jadi
diputarbalikkan.

Contoh-contoh kerancuan yang muncul :
1. Taliban adalah sebuah kelompok atau suku yang asalnya berada di Arab
Saudi. Mereka sendiri keberadaannya ditolak di Arab Saudi dan mereka
mencari
tempat baru untuk eksistensi mereka. Osama bin Laden memang salah satu
tokoh
/ dedengkot Taliban dan dia adalah seorang pengusaha minyak yang kaya
raya.
Karena itu dia membiayai kelompok Taliban dan organisasi Al-Qaeda.

2. Taliban adalah penjajah Afghanistan dan menjadi satu-satunya penjajah

Afghanistan yang berhasil merebut sejumlah besar wilayah Afghan dan
mengklaim diri sebagai penguasa daerah Afghanistan. Karena itu mereka
tidak
pernah disebut sebagai pemerintah Afghanistan, cuma disebut penguasa
Taliban.

3. Pemerintah Afghanistan yang resmi dan yang diakui oleh PBB adalah
pemerintahan yang menamakan dirinya Aliansi Utara dan menjadi musuh /
oposisi Taliban. Aliansi Utara inilah orang asli Afghan yang tanahnya
direbut oleh Taliban.

4. Utk orang Islam, perlu Anda ketahui bahwa ajaran atau sistem yang
dibawa
Taliban, yg diklaim adalah menjalankan akidah Islam, sangat tidak
manusiawi
dan itu jelas bukan ajaran Islam. Misalnya, oleh Taliban perempuan gak
boleh
keluar rumah, gak boleh ada dokter wanita. Kalo ada wanita yang sakit,
dokter pria gak boleh merawat wanita yang bukan muhrimnya. Karena dokter

wanita juga gak ada, maka wanita2 itu dibiarkan sakit dan mati
perlahan-lahan. Bahkan wanita melahirkan di rumah, bukan di rumah sakit.

Hanya ada dua pilihan, perdarahan sepanjang hari atau mati seketika!
Itukah
ajaran Islam?

4. Menurut catatan Komisi HAM PBB, penguasa Taliban Afghanistan adalah
pelanggar HAM nomor satu di dunia dalam perlakuan terhadap perempuan.

5. Presenter SCTV dalam Liputan6 Siang tanggal 9 Oktober 2001 bilang
"Uni
Soviet pun sewaktu menyerbu Taliban mengalami kalah perang". Saya pikir
ini
sebuah kekeliruan yang serius dan mendasar. Ingat! Waktu Uni Soviet
masuk ke
Afghanistan, Taliban belon dateng! Uni Soviet kan dateng ke Afghanistan
setelah diminta bantuan oleh Presiden Afghanistan waktu itu (gue lupa
namanya) utk membantu menumpas pemberontak pendukung Raja Afghanistan
yang
digulingkan tahun 1973 dan sekarang tinggal di Roma. Tapi Uni Soviet
tergiur
dengan Afghanistan utk dijadikan negara bagiannya. Itu kejadian antara
tahun
1980 - 1983 (kalo gak salah). Jadi, ada kesalahan fakta di sini.

6. Kalo banyak orang Islam mau jihad ke Afghanistan, silakan aja. Tapi
perang sama siapa? AS dan sekutunya nyerbu dari udara dan laut dengan
peluru
kendali. Mereka tidak masuk ke daratan Afghanistan. Jadi, siapa yang mau

dihadapi oleh para Jihaders itu di darat? Apakah Aliansi Utara yang
selama
ini memang memerangi Taliban? Kalo memang mau jihad, kita mesti pake
pesawat
juga. Gimana tuh? Nantinya malah kita perang melawan sesama Islam
(Aliansi
Utara kan Islam juga) dan malah membela Taliban, sang penjajah
Afghanistan!!

Yah, itu ada 6 poin yang gue nilai menjadi kesalahan / kerancuan orang2
di
sini dalam menyikapi serangan AS ke Afghanistan. Mungkin kita gak setuju

dengan penyerangan itu, tapi jangan sampai kita memutarbalikkan sejarah.

Sebenernya pengen gue angkat sebagai topik di acara gue, tapi sayangnya
gak
ada narasumber yang bisa berpikir jernih dan gak tau sejarah.
Ini bisa digugat, didebat atau disanggah. Silakan, kita buka forum aja.
Dan
kalo ada fakta lain, silakan ungkapkan. Saya dapet sebagian data-datanya

dari Majalah TEMPO. Terima kasih dan salam hangat semuanya.

Wassalam,

Prasetyo Wibowo

HERI HERWANGGONO wrote:

>    Part 1.1Type: Plain Text (text/plain)


--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 103
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke