CNRG ITB & Fasilkom UI pernah dapat.
Siapa tahu selanjutnya UNDIP yang dapat.
Salam,
-Budiw-
Teknologi Informasi Senin,
19/11/2001
IDRC beri donasi riset TI &
Internet
JAKARTA (Bisnis): International Development Research
Centre dan UNDP menyiapkan dana hibah tahap pertama US$260.000 untuk
proyek riset pengembangan aplikasi Internet dan teknologi informasi di
negara berkembang di Asia Pasifik.
Vivien Chiam, Partnership & Business Development pada IDRC,
mengatakan untuk tahun ini IDRC dan United Nations Development Programme
memberi batas waktu pengajuan proposal proyek paling lambat 15 Desember
2001.
"Adapun total dana bantuan yang akan kami sediakan mencapai
US$260.000 yang akan kami keluarkan pada tahun anggaran 2002,"
ujarnya menjawab pertanyaan Bisnis melalui e-mail.
Chiam menambahkan paket bantuan itu diberikan untuk mendukung kegiatan
riset pengembangan Internet dan teknologi di negara berkembang Asia
Pasifik. Adapun cakupan kegiatan riset itu meliputi pengembangan
aplikasi, sistem, dan kebijakan bidang Internet dan teknoloti informasi.
Dia mengakui batas waktu pengajuan proposal 15 Desember itu relatif
sempit, karena program itu baru dapat diaktifkan setelah sempat tersendat
untuk pelaksanaan tahun 2001.
Program donasi tesersebut, lanjutnya, baru dapat dibuka kembali untuk
tahun pelaksanaan 2001 setelah mendapat kepastian donator dana.
"Untuk tahun depan, kami sudah sepakat untuk memberkan batas waktu
yang lebih longgar bagi para calon peminat untuk mengajukan proposal
riset atau proyek," katanya.
Mengenai pencairan dana untuk proposal yang masuk hingga 15 Desember 2001
dengan alokasi US$260.000 itu, Chiam mengatakan IDRC memutuskan untuk
memberikan pencairan dana putaran pertama pada Januari 2002.
Dia menambahkan program bantuan tersebut dilakukan atas kerja sama antara
tiga pihak, yaitu IDRC, UNDP melalui Asia-Pacific Development Information
Program (APDIP), dan Asian Media Information and Communication Centre
(AMIC).
"IDRC dan APDIP bertindak selaku penyedia dana sedangkan AMIC
berfungsi mengelola dan mengadministrasi paket bantuan dana
tersebut," katanya.
Mengenai pengajuan proposal, Chiam mengatakan para peminat dapat
mengakses langsung ketentuan dan kriteria donasi tersebut pada alamat
situs Pan Asia Networking (lembaga di bawah IDRC) dengan alamat www.
PanAsia.org.sg.
Dari Indonesia
Chiam menambahkan program hibah riset Internet dan TI tersebut
besarnya bervariasi tergantung dari klasifikasi proyek yang diajukan.
Mengenai jumlah peminat, dia mengatakan saat ini IDRC, APDIP, dan AMIC
tengah menunggu berbagai proposal yang masuk. Sehingga belum dapat
menjelaskan jenis proyek maupun negara asal para calon peminat proram
hibah dana teknologi informasi tersebut.
"Yang jelas, beberapa tahun yang lalu kami pernah menyetujui dan
memberikan hibah dan pada dua proposal proyek dari Indonesia,"
katanya.
Menurut catatan Pan Asia Networking, selama 1998-2001 tercatat dua
proposal proyek dari Indonesia yang mendapat persetujuan IDRC, yaitu
program Jaringan Perpustakaan Digital Nasional (National Networked
Digital Library) dan program Komputerisasi SLTP dan SLTA (Computer
Support Collaborative Learning for Secondary School).
Jaringan Perpustakaan Digital merupakan proyek yang diajukan Computer
Network Research Group (CNRG) Institut Teknologi Bandung. Proyek yang
dimulai 24 November 2000 itu bahkan berhasil meraih penghargaan pertama
dari America Society for Information and Science Technology (ASIST) tahun
2001.
Sengakan proyek komputerisasi SLTA dan SLTP merupakan proposal proyek
yang diajukan Fakultas Ilmi Komputer -Universitas Indonesia, yang
pelaksanaannya dimulai 28 Agustus 1998. (sut)
--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 210
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
