Bung,
Saya jadi teringat salah satu iklan sebauh minuman dalam demam World Cup
kemarin,"kapan ya Indonesia masuk piala dunia.."
Kapan ya UNDIP bisa .....Kadang-kadang memang kita harus menmghadapi
kenyataan hidup seperti ini.
Untuk tambahan informasi,waktu lagi rame-ramenya menghadapi pemilihan "sing
mbau rekso kampus" beberapa saat yang lalu kebetulan saya pulang kampung dan
sempat ikut "jagongan" mendengarkan pemaparan visi dan misi para kandidat
"UNDIP-1".
Di acara tsb juga sempat dibagikan tabloid GEMA UNDIP edisi khusus Maret
2002,nah didalam tabloid tsb ada juga  Ucapan Selamat dan Sukses atas
pembukaan website www.alumniundip.com. Yang menariknya sampai saat ini apa
yang ada di web tsb tidak lebih dari apa yang sudah ada di  bulan Maret lalu
,Beritanya HANYA ITU saja sama sekali tidak ada tambah kurangnya.
Jadi bisalah kita bayangkan sampai dimana perjalanan kita ini....Barangkali
juga benar kata sebagian orang tua kita dulu,ini semua terjadi karena syair
lagu di DARI BARAT SAMPAI KE TIMUR...berjajar pulau-palau ....ITULAH
INDONESIA .
Mudah-mudahan "guyonan kita" ini bisa didengar sing mbau rekso dan juga
wakil-wakil rakyat yang terhormat seperti Bung Cahyo Kumolo,MBANG NOT dsb
agar beliau tergelitik ikut "nandangi gawe"...MERDEKA !

Djoko Widyarto JS, Sr.Medical Consultant

PT.Caltex Pacific Indonesia
A subsidiary of ChevronTexaco
Rumbai,Pekanbaru 28271 Riau,Indonesia
Tel 0761 59 4272  Fax 0761 59 2488

mailto:[EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: Ibnu Widiyanto [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Thursday, July 04, 2002 11:33 AM
To: Mohamad Riza Ishar; [EMAIL PROTECTED]
Subject: [UNDIP] Website Utopiakah?


Hi Undippers:

Sebetulnya kalau yang mbahu rekso Undip mau...betapa efektif dan efisiennya 
Undip dengan memiliki website yang prima dan solid.

Misalnya, mahasiswa nggak perlu berdesak-desakan mbayar uang SPP. Nggak
perlu 
berdesak-desakan ngisi KRS. Mahasiswa ingin menambah atau mendrop mata
kuliah 
tinggal akses ke website. Untuk situs tertentu, disediakan fasilitas
rangkuman 
kuliah dosen. Misalnya dosen menggunakan transparan sheet, mahasiswa bisa 
mengkases lewat situs yang berkaitan dengan mata kuliahnya.

Mahasiswa atau dosen atau siapa saja yang ingin mencari buku atau referensi 
lainnya bisa melakukannya di mana saja. Seandainya material yang diinginkan 
sudah ditemukan, tinggal dipesan. Material yang diharapkan bisa dikirimkan 
dimana saja dengan biaya yang sudah ditentukan.

Dosen wali menjadi lebih efektif menjadi konsultan akademik mahasiswa.

Ah banyak deh...
namun itu utopia atau realita...
tergantung yang mbahu rekso...



Cheers,

IW


--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 467
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id




--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 471
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke