Hi Unidppers:

Mestinya ini jasanya mas Bayu se es ini bisa jadi credit point.

Bagaimana undippers??

Kalau menilik website Undip menggunakan fasilitas BPPT mestinya dana nggak 
menjadi masalah. Wong gratis. Paling dana diperlukan untuk perdiem adminnya. 
Ini perlu supaya stamina admin tetep terjaga.

Namun, kalau mau website yang prima dan solid memang sebaiknya punya server 
sendiri tidak seperti sekarang "nggantol" BPPT. Ini mungkin bisa dilakukan 
step by step. Mungkin BMOM dan IKA Undip perlu dilibatkan. Seandainya BMOM 
plus IKA Undip mau nguruni Rp 1 juta saja apa nggak bisa ya. Idep-idep untuk 
perdiem admin dan tetek bengeknya. Ini langkah awal saja. Malah biasanya para 
mahasiswa itu sering melakukan itu dengan tulus tanpa ingin dibayar. Asal 
dapat sogatan mendoan dan roko saja sudah senang. Makanya dana segitu mungkin 
bisa memicu kreativitas mereka.

Masalah nominal uang, saya benar benar buta saat ini. Dulu sebelum saya mbalik 
lagi ke Kanada tahun 1996, nasi goreng sebungkus itu hanya Rp 1000. Saiki 
piro? Makanya dana Rp 1 juta saya pikir cukup untuk nggebyur perawatan 
website.
Mosok ora iso??


Piye??

salam dari Halifax-Kanada

IW





>===== Original Message From <[EMAIL PROTECTED]> =====
>Assalamualaikum,
>tadi saya di sms Moh. Riza Ishar diminta baca milis undip..
>
>senang sekali kalo web undip ada yg mau ngurusin dg benar..
>memang kabar ini sudah saya dapatkan dari FK, bahwa mereka akan mengajukan
>proposal ke rektorat untuk pengurusan web undip dan internet servernya ke
>rektorat.
>
>sebenarnya web undip ini mulai ada tahun 1996, dulu ada 2 versi.. alumnus yg
>tinggal di kanada juga bikin, saya lupa namanya dan versi yg kami bikin.
>sejarahnya undip ini muncul ke internet dari ide2 saya dan rekan2 yg
>kebetulan suka komputer, dan tidak kebetulan kami dari FE, kenapa tdk
>kebetulan soalnya ilmunya kurang nyambung untuk memperdalam komputer hehe...
>Dari berbicara dengan Ishar (jagonya mulitmedia), Dhito (maniac design), dan
>saya sendiri suka bikin aplikasi software akuntansi, munculah ide untuk
>membuat web undip. Ide pertama diajukan ke Pudek III FE, sewaktu itu Bpk
>Syafruddin. Beliau yg mengantarkan ide ini ke Purek III. Kemudian banyak
>tanggapan dan masukan dari dosen-dosen FK yg kebetulan aktif juga di
>Rektorat, waktu itu banyak masukan dan usul dari Bpk Syafruddin (FE), Bpk
>Soesilo(FK), Bpk Indra(FK) dan Bpk Satoto(FK),  FK nampaknya lebih melek
>internet waktu itu. Dan kemudian ide ini kami coba gabungkan dg kerjasama
>bersama FT, sangat kami sayangkan FT waktu itu menanggapi dengan dingin dan
>mengatakan "FT akan membuat parabola sendiri dan terhubung ke Internet"
>.nampaknya FT ini akan membuat internet sendiri (udah jadi blum nich??)..
>kami lihat FT juga gak ada persiapan apa2 untuk go internet waktu itu, .. ya
>sudah kami langsung jalan saja tanpa FT. Karena kami membutuhkan dukungan
>teknik, akhirnya pihak BPPT banyak membantu kami, yg memang kami tidak
>memiliki dasar internet server. Pihak BPPT menyediakan space untuk undip...
>dalam masa ini rektorat dan Lemlit juga banyak mendukung kami, kemudian kami
>dikirim rektorat undip ke bandung yang waktu itu langsung bertemu bpk Onno W
>Purbo, dan pihak ITB akan memberi fasilitas koneksi Internet yg waktu itu
>disebut AI3 kalo gak salah, jam dulu ITB ternyata sudah punya gateway
>sendiri langsung ke jepang. Tapi lagi2 di Undip terbentur masalah dana dan
>persiapan segala macam. Akhirnya sementara buat web undip dulu, internet
>server menyusul nanti2.. (sampe sekarang koq blum ada yg mewujudkan)
>
>Saya sendiri sempat dikontrak oleh Lemlit Undip untuk project web undip, dan
>pada awal 1997, web ini diresmikan oleh bapak Prof Dr Muladi yg waktu itu
>jadi rektor Undip, beliau mendukung penuh. Dan akhirnya terciptalah
>UNDIP.AC.ID. .. content dan cara update web undip waktu itu kami yg garap,
>dan kami beri training untuk pegawai Lemlit. Alhasil pada tahun 1998 Web
>undip menjadi salah web terbaik indonesia urutan ke 3 dari 20 univ indonesia
>untuk versi majalah Infokom. Karena pada tahun ini kami sudah lulus,
>akhirnya web undip tdk terurus.. dan seterusnya diserahkan ke junior di FE,
>FT dst.. webnya dirombak ulang, sekarang saya juga engga tau siapa yg ngurus
>web undip. tapi kami lihat namapaknya malah kurang terurus dan tidak ada
>koordinasi dalam pembuatan web. Kami sudah tidak bisa mengurus web karena
>kesibukan kami masing2. ya udah.. Hingga sekarang kami masih memberikan
>space untuk undip.ac.id. gratis, koq ya kasian kalo undip itu engga punya
>web hehe.. UNS saja sekarang sudah ada, akhirnya ya sudah biarkan saja sing
>penting ada :)
>itu saja sejarah simplenya web undip.
>
>bayu
>
>
>--------------------------
>Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
>to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 476
>DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id


--------------------------
Milis Archive: http://messages.to/archives or http://messages.to/archives2
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. Number: 492
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList               http://www.undip.ac.id

Kirim email ke