JILBAB ADALAH HAK

Saya tidak syak bahwa terutama jaman sekarang, dimana USA
menjadi satu-satunya super power dunia, praktek keyakinan
Islam mengalami opresi. Salah satunya adalah dalam hal
pemakaian jilbab untuk para muslimah. Saya dapat menyadari
betapa frustasinya mereka yang berusaha mempraktekkan
keyakinannya namun terkena larangan oleh pemerintahnya
sendiri, seperti pada masa pemerintahan orde baru. Larangan
tsb pertama-tama merupakan pelanggaran hak asazi manusia.
Kedua, saya percaya situasi semacam itulah yang membuat
Muslim yang paling toleran dan suka damai pun bisa menjadi
ekstrem & radikal.

Pada era pemerintahan "reformasi" larangan (Dikti) tsb dicabut.
Namun masih dengan "tone" seolah-olah pemerintah berbesar
hati memberi dispensasi bagi murid-murid yang berjilbab.
Jadi, di Indonesia yang mayoritas Muslim berjilbab masih
dianggap BUKAN sebagai HAK melainkan suatu yang perlu
mendapat izin dari pemerintah. Maka diembel-embeli pula:
dalam situasi foto untuk identifikasi diperlukan, dispensasi
tsb akan ditarik. What an idiot goverment we have!

Kalau (pemerintah) tidak mampu mengidentifikasi orang
berdasar pada wajah, alis, mata, iris, bulu mata, hidung,
lubang hidung, celah antara bibir dan mulut, mulut, bibir,
pipi, dagu, kulit wajah, plus nama, tanggal lahir dst...
maka tidak ada gunanya untuk menunjukkan telinga.
Bahkan kalau pun sepasang buah dada ditunjukkan,
pemerintah goblok macam itu tak akan memberikan
apapun yang berguna kepada rakyatnya.

Masyarakat Muslim di Indonesia harus memperjuangkan:
bahwa bagi Muslimah memakai jilbab adalah HAK asazi,
personal, yang tidak memerlukan perizinan dari siapapun.
Tidak perlu pula mengharapkan bahwa mereka yang
non Muslim mau mengerti akan kebutuhan dari penganut
Islam. Saya juga tidak pernah mengerti mengapa priest
(pastor Katolik) memakai jubah rok seperti transvestites
namun saya tidak pernah mempersoalkan, kecuali kalau
mereka melakukan tindakan kriminal seperti pedohile.

Kalau ada aturan atau hukum yang perlu dikeluarkan
oleh pemerintah adalah pasal-2 yang memberi sangsi dan
hukuman berat bagi mereka yang melakukan harassment
terhadap wanita yang memakai Jilbab demi mempraktekkan
keyakinan Islamnya. Sehingga Muslimah tidak perlu lagi
takut-takut kalau mereka ingin memakai jilbab. Jadi tidak
perlu pula ada paksaan, sebab dalam mempraktekkan
ajaran Islam paksaan tidak diperkenankan!

Eko Raharjo


[EMAIL PROTECTED] wrote:

> buat Zulkifly,
>
> apakah jilbab bukan masalah? harusnya bukan. tapi dia menjadi
> masalah, ketika kepala sekolah melarang muridnya berjilbab.
> serang anggota parlemen Turki dipecat gara-gara pakai jilbab (?).
> seorang guru di Jerman juga dipecat gara-gara pakai jilbab.
>
> bahwa Dirjen Dikti kemudian mencabut larang berjilbab, memang
> seharusnya begitu. anda harus mendukungnya, kalau anda
> memang pro demokrasi. are you PDIP?
>
> buat Daniel,
> memang jilbab bukan monopoli Islam. kalau adik perempuan
> sampeyan di Jerman berjilbab, pastilah dia akan disangka sebagai
> orang Turki atau Nonne (suster). apa yang anda persoalkan?
>
> ich w�nsche euch ein sch�nes Wochenende,
> sam
>
> > An:                   [EMAIL PROTECTED]
> > Von:                  zulkifly nasir <[EMAIL PROTECTED]>
> > Datum:        Tue, 24 Sep 2002 15:05:44 -0700 (PDT)
> > Betreff:              Re: [oe] jilbab di sekolah
> > Antwort an:           [EMAIL PROTECTED]
> >
> > [ Doppelklick auf diese Zeile zeigt Optionen f�r Abo-Liste ]
> >
> > Heran memang bangsa Indonesia ini, yang perlu diatur
> > malahan tidak diatur, dan yang tak perlu diatur
> > malahan diatur....Perguruan tinggi bukan memikirkan
> > bagaimana meningkatkan mutunya supaya bisa bersaing
> > dengan sesama Perguruan tinggi lain di Asia
> > Tenggara,...eh-eh-eh yang diurusin cuma masalah
> > jilbab....kalau cuma ngurusin masalah pas-photo
> > berjilbab atau tidak, maka kelihatan bahwa kita hanya
> > suka mengurus hal-hal yang tidak perlu...
> >
> > wassalam,
> >
> > Z
>
> > An:                   <[EMAIL PROTECTED]>
> > Von:                  "Daniel H.T." <[EMAIL PROTECTED]>
> > Datum:        Thu, 26 Sep 2002 23:50:58 -0700
> > Betreff:              RE: [oe] jilbab di sekolah
> > Antwort an:           [EMAIL PROTECTED]
> >
> > [ Doppelklick auf diese Zeile zeigt Optionen f�r Abo-Liste ]
> >
> > Apakah betul jilbab merupakan busana khas Arab/Muslim?
> Setahu saya
> > jilbab merupakan busana dari bangsa2 yg berbudaya Timur
> Tengah dan
> > sekitarnya. Maka orang Israel dan orang2 lain yg bukan muslim
> pun
> > memakai jilbab. Bahkan Kristen Ortodoks dalam menjalankan
> ibadahnya para
> > perempuannya memakai jilbab.
> >
>
>
>
> --
> Werden Sie mit uns zum "OnlineStar 2002"! Jetzt GMX w�hlen -
> und tolle Preise absahnen! http://www.onlinestar.de
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
> Plan to Sell a Home?
> http://us.click.yahoo.com/J2SnNA/y.lEAA/MVfIAA/vbOolB/TM
> ---------------------------------------------------------------------~->
>
> Pada mulanya adalah kata, [oe].
> http://groups.yahoo.com/group/soasiu
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/


---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #147
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke