Subject: Bali  Conspiracy Theory (believe it, or not)
...Gue dapet  dari milis lain..
...tolong sebarluaskan ke seluruh orang  Indonesia...

1. Amerika menginginkan Maluku sebagai No Man's Land  supaya perjalanan
dari pangkalan militer US di Filipina ke pangkalan  militer di East
Timor tidak perlu melalui perairan Indonesia (Sejak  Gus Dur tidak mau pro
US, maka amerika menganggap Indonesia ada  kemungkinan tidak pro US lagi)

2. Sebagai back up plan, Sulawesi   Utara (Poso) dan Papua lebih baik
dimerdekakan juga

3. US  tidak berani mengirim pasukan militer ke Maluku untuk invasi,karena
selain  tidak ada alasan yang tepat, Navy Seal Team 6 yang paling jago di
Asia pun  masih takut dengan Kopassus dan Kopaska.

4. Mercenary disewa CIA  untuk melancarkan psyco-war di Maluku supaya ada
pertumpahan darah di  sana. Amerika belajar dari sejarah Indonesia yang
sangat mudah diadu domba  pada jaman penjajahan Belanda. Maka diadulah
Islam dan Kristen di sana,  padahal orang Indonesia paling dikenal dunia
sebagai masyarakat yang  paling toleransi beragama.

5. TNI ternyata berhasil menangani  keadaan di Maluku dan beberapa
provokator (orang yang sama yang bisa  tampil sebagai pendeta pada hari
ini, besok menjadi ustad)

6.  Dengan ditangkapnya banyak mercenary (tentara bayaran) yang menjadi
provokator di Maluku, maka Operation No Man's Land bisa dikatakan terancam
gagal.

7. Strategi berikutnya adalah menuding Indonesia sebagai  sarang teroris,
versi lainnya adalah Indonesia adalah sarang Al-Qaeda  (padahal Al-Qaeda
sama sekali bukan teroris. Al-Qaeda adalah pasukan  khusus yang dibentuk
CIA pada perang dingin untuk menghalau kekuatan  Soviet supaya tidak masuk
ke Afghanistan. Osama dan Al-Qaeda ditelantarkan  pada pasca perang
dingin, mengakibatkan mereka melawan Amerika)

8.  Hamzah Haz berani mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada teroris di
Indonesia, karena memang tidak ada komplotan teroris di  Indonesia.

9. Kemerdekaan Maluku kian di ambang kegagalan, Amerika  memerlukan alasan
tepat untuk menurunkan pasukannya di   Indonesia.

10. Karena memang tidak ada teroris di Indonesia, maka  CIA membayar
mercenary untuk melakukan teror di Indonesia dengan bom,  salah satunya
yang di Bali kemarin (dengan bom C4)

11. Jika banyak  teror bom di Indonesia dan pelakunya tak kunjung
ditangkap, maka US akan  menuding TNI dan POLRI tidak dapat menyelesaikan
tugasnya dan butuh  pasukan Amerika untuk membantu menumpas teroris di
Indonesia.

12.  Dengan mendaratnya pasukan Amerika di Indonesia, maka orang-orang Ibu
Pertiwi yang menjaga keutuhan Indonesia akan disingkirkan dengan skenario
orang-orang tersebut terlibat dalam terorisme yang terjadi di  Indonesia.

13. Pemerintah Indonesia akan di-"bersih"-kan oleh US,  orang-orang yang
tidak pro US akan dikategorikan sebagai teroris atau  terkait dengan
Al-Qaeda (yang bukan teroris)

14. Skenario 1: Maluku,  Papua, dan Sulawesi Utara akan tetap
dimerdekakan.

15. Skenario 2:  Pemerintahan Indonesia akan dijadikan negara pro US
dengan catatan bukan  dalam negara kesatuan Republik Indonesia lagi, tapi
terpecah menjadi  negara Aceh, negara Riau, negara Sulawesi Utara, negara
Maluku, negara  Papua, dan negara Republik Indonesia untuk mempersempit
teritorial  kelautan Indonesia yang kaya raya.

16. Apa pun skenarionya, jika  berhasil maka:
a. perusahaan-perusahaan minyak Amerika bebas mengolah  sumber minyak bumi
di laut Timor dan dengan aman membawanya ke Amerika  karena tiga titik
strategis: East Timor - Maluku - Filipina mempunyai  pangkalan militer US
b. Australia tidak perlu takut jika kelak ada  invasi dari Indonesia
karena adanya pangkalan militer US di tiga titik  tersebut, dan mereka
juga akan mengambil bagian dalam pengolahan minyak  bumi di Laut Timor.

17. Mohon diwaspadai bahwa Gerakan Islam   Radikal itu tidak ada, dan
Islam
bukanlah teroris seperti yang diceritakan   (dengan cara cuci otak) Israel
kepada masyarakat dunia. Kebencian Israel   kepada negara-negara Islam dan
negara-negara dengan mayoritas penduduk   beragama Islam adalah persoalan
simpati terhadap Palestina (yang  ditakutkan akan membuka mata
negara-negara lain yang non-muslim untuk  melihat kenyataan dan kemudian
bersimpati juga kepada gerakan pejuang  Palestina dan negara-negara Islam)

18. Israel masih berjuang keras  untuk "membereskan" pejuang Palestina dan
simpatisannya di seluruh dunia  demi penguasaan sumber minyak di Timur
Tengah bekerja sama dengan  Amerika Serikat (konglomerat-konglomerat
terkuat di Amerika adalah  keturunan Yahudi yang mempunyai hubungan dengan
tanah leluhurnya, bahkan  orang kunci/key person di militer, kongres, dan
pemerintahan - serta  presidennya - adalah keturunan Yahudi)

19. Indonesia sedang dalam  keadaan yang sulit, bagi kita yang orang awam
dan sipil saja sudah  terbayang betapa banyak urusan yang harus
diselesaikan berkaitan dengan  masalah ini, apalagi presiden kita.

20. Saya pribadi sudah senang  mendengar banyak opini orang Indonesia
mulai menunjukkan kedewasaannya  dalam menanggapi kisah pemboman di Bali.
Banyak yang sudah tahu kalau  pemboman tersebut bukan dilakukan oleh
teroris lokal, melainkan permainan  perang intelijen.

21. Tidak ada yang bisa kita lakukan sebagai  orang sipil untuk menanggapi
perang intelijen ini selain berdoa dan tetap  berkepala dingin. Jangan
terlalu percaya dengan provokasi apalagi  provokasi yang datang dari mulut
(sayang sekali) pemuka agama (yang  mungkin pemuka agama gadungan)

22. Jangan cepat menuduh kegiatan  anarkis atau terorisme dilandaskan oleh
agama tertentu. Tidak ada agama di  dunia ini yang mengajarkan anarki dan
teror. Di negara kita banyak sekali  kelompok yang mengatasnamakan agama
sebagai tameng, padahal kelompok  tersebut tidak beragama dan hanya
dibayar oleh pelaku perang intelijen  untuk mencemarkan agama tertentu.

23. Marilah kita masing-masing  kembali menjadi manusia Indonesia yang
seperti dulu, saling toleransi  beragama, karena kita semua tahu bahwa
semua agama adalah baik. Seluruh  umat tidak perlu memeluk agama yang sama
untuk masuk surga, dan tidak  perlu "menyelamatkan" umat lain dengan
mengajak berpindah agama untuk  masuk surga. Mari kita ingat baik-baik
bahwa semua agama yang menyembah  Tuhan adalah baik, jalannya saja yang
berbeda, tujuan tetap   sama.

24. Marilah kita ingat juga hanya karena sebab adu domba,  kita menderita
selama 3,5 abad pada masa yang lampau. Jangan hanya  karena percaya pada
provokasi kita dengan secepat itu mengambil peran  dalam korban-korban
perang intelijen.




_________________________________________________________________
Surf the Web without missing calls!�Get MSN Broadband. http://resourcecenter.msn.com/access/plans/freeactivation.asp


---------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:undip-unsubscribe@;pandawa.com - Seq. #187
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id


Kirim email ke