Kalau saya boleh menambah komentar: Saya pikir permasalahan sebenarnya bukan pada eksistensi NERAKA-SURGA, MALAIKAT-SYETAN, dan tetek-bengek mengenai semua itu! Tetapi intinya hanyalah bagaimana kita sebagai manusia BISA saling menerima dan berusaha untuk membagi ruang hidup ini dengan orang. Bagaimana kita bisa memperlakukan orang lain sama persis dengan keinginan kita memperlakukan diri sendiri. Neraka itu adalah waktu anda merasakan kesusahan, sakit dan penderitaan Surga itu adalah ketika anda merasakan kebahagiaan, suka-cita dan kesuksesan... Mengapa harus susah-susah memikirkan API di Neraka maupun PAHALA di Surga? TAKE IT EASY, MATE!
__________________________________ Do you Yahoo!? SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month! http://sbc.yahoo.com -------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #675 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
