Saya lulusan tahun 2001 ibu, rasanya saya kurang mengenal Ibu Ratnawati mungkin ibu mengenal Pak Djoko atau Pak Nisyamsuri, atau pak marimin (beliau dosen pembimbing penelitian).
Kalau Ibu marpaung sepertinya sudah resign di LIPI sekarang beliau ada di coremap (katanya, didaerah daerah raden saleh).
 
Kalau mengenai penelitian studi kebijakan, begini Bu, kami ingin mendata keluar masuknya peneliti asing dan mungkin maksud mereka datang ke INA, kami ingin LIPI menjadi pintu masuk mereka, ini berhubungan dengan masalah Hak Kekayaan Intelektual negara kita, memang ini menjadi dilema untuk negara kita. Disatu sisi kita ngga kepingin HKI kita diambil begitu saja oleh peneliti asing but disatu sisi lainnya kita juga belum mampu untuk menggali dan memanfaatkannya, tetapi paling tidak HKI kita musti dilindungi terlebih dahulu untuk selanjutnya difikirkan bagaimana cara menggalinya dan memanfaatkannya.
 
Berapa banyak obat-obatan di bidang farmasi yang menggunakan bahan baku dari bumi kita tetapi dipatenkan oleh negara lain ? itu salahsatu contohnya memang kita tidak bisa menyalahkan mereka (peneliti asing). Ironis sekali...negara yang megadiversity ini tidak bisa memanfaatkan kekayaannya.
 
Kita cenderung untuk curiga kepada LSM atau peneliti asing memang demikian bu, karena kasus diatas tadi sebagai contoh, mudah-mudahan dengan adanya studi kebijakan ini bisa kita jembatani antara kemauan dari pihak peneliti asing dan sdm dari kita, setidaknya lebih transparan keberadaan mereka negara mereka. Kalau memang menguntungkan kenapa kita (peneliti asing dan sdm kita) tidak bekerja sama untuk menggali potensi yang ada, untuk kepemilikan HKI nya kan bisa diatur kemudian.
----- Original Message -----
Sent: Wednesday, June 18, 2003 10:53 PM
Subject: Re: Illegal logging


Mas Firman dari TK juga?  Barangkali jauh di bawah saya ya.  Saya masuk 79 lulus 84.  Mungkin mas Firman diajar ibu Ratnawati, kawan seangkatan saya.
Saya bukan peneliti, tapi sekedar pemberhati lingkungan.  Pekerjaan saya adalah  troubleshooting pabrik-pabrik supaya kinerjanya lebih baik & lebih hemat energi, barangkali kata pas-nya adalah konsultan di bidang engineering.  Kalau bisa bantu ya saya mau saja bantu, tapi saya kok kurang jelas maksudnya...... menghasilkan kebijakan thd peneliti asing.... itu maksudnya apa?   Apakah maksudnya menghasilkan kebijakan berdasarkan data peneliti asing? kalau benar demikian bagus dong... karena saya punya kesan kalau kebanyakan kita tak percaya dengan LSM & peneliti asing.  Ya itu biasa, ibaratnya orang lain mengatakan:"hey, wajahmu berjerawat"..... malu kita dikatakan begitu kan?  Bukannya membeli obat jerawat, malah kita jawab: "wajahmu juga jelek kok".  You know what I mean?  
Mengenai videonya, pasti saya kirim bila sedang ke Indo, karena saya bisa menggandakannya sendiri di rumah.
Sudah ketemu ibu Titi Marpaung?  Bisa belajar bhs Inggris dari beliau lho.  Dulu kami sama-sama ngajar di LIA Slipi.

Salam,
Novi Leigh



"Firman Tri A" <[EMAIL PROTECTED]>

06/10/03 12:06 AM

       
        To:        <[EMAIL PROTECTED]>
        cc:        "Ragil Yoga" <[EMAIL PROTECTED]>
        Subject:        Re: Illegal logging




Saya juga berasal dari bidang  chemical engineer, tetapi sekarang banyak bergerak di lingkup manajemen  komersialisasi dan hak kekayaan intelektual.
Mengenai web, saya sudah temukan  tetapi untuk hasil videonya tidak bisa saya buka karena jenis file yang berbeda,  mungkin nanti saja saya tunggu kiriman ibu di indonesia ya? sekalian sama Mas  Setyo.
 
Oya, sebagai informasi kami  sekarang sedang melakukan penelitian mengenai "studi Kebijakan Hak Kekayaan  Intelektual terhadap penelitian yang dilakukan Peneliti Asing".
karena ibu dan kawan-kawan sekalian  merupakan peneliti asing, mungkin ada sedikit masukkan mengenai hal tersebut?  penelitian ini cenderung untuk menghasilkan suatu kebijakan terhadap peneliti  asing yang banyak bergerak di Indonesia khususnya peneliti yang berkaitan dengan  penelitian BIODiversity, sebab selama ini dirasakan adanya  pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam praktek tersebut, hal ini yang kami  ingin tahu jika ditinjau dari sudut anda sebagai peneliti asing.

Kirim email ke