Menahan diri yuk.. ada kalanya email yg isinya tidak berkenan bagi kita tidak perlu 
dibalas dan
lebih baik dibiarkan saja, karena toh email spt itu tidak merubah apa2, dan 
membantahnya dng
penjelasan sejernih dan seterang apapun tidak lagi berguna, apalagi -bila- kita sudah 
saling tahu
bhw penjelasan lawan bicara bukanlah yg tengah diinginkan untuk dimengerti dan 
dibenarkan. 

Bila diskusi spt itu diteruskan, niscaya nggak ada ujungnya, krn tidak berfokus dan 
berarah,
melebar kemana2. Admin memang harusnya berperan. Tapi mode milis ini barangkali memang 
diserahkan
semuanya pd member. Kearifan kita sbg memberlah yg berperan, dalam menentukan perlu 
tidaknya suatu
diskusi dilanjutkan.

Dengan nggak membalas email berisi pernyataan atau pertanyaan yg nggak sesuai dng hati 
kita, bukan
selalu berarti kita mulai acuh, mungkin artinya kita mulai lebih arif. Surut diri 
dalam diskusi yg
panas tak berujung bukan berarti kita menyerah kalah, krn diskusi toh bukan untuk 
menang-menangan.

Saya sendiri nggak mau terlibat didalam diskusi spt itu krn merasa itu nggak banyak 
bermanfat.
Tapi kalau bagi sebagian yg telah terlibat memang bermanfat, ya monggo diteruskan lho, 
he he :)). 
Saya hanya kaget tiba2 mailbox saya cepat penuh dan mulai segera menghapusnya ketika 
tahu jalan
diskusinya spt apa.

salam.
rochim

=====
rochim hadisantosa
http://www.hadisantosa.com
http://www.fotografer.net/isi/personal/index.php?id=29

__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Search - Find what you�re looking for faster
http://search.yahoo.com

--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1651
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke