Hehehe.... rasanya emang nggak salah kalo Pak Ibnu kasih komentar ttg tulisan pak Eko, kadang-kadang "nylekit, enak dibaca dan perlu" ...

Kalo Bapak nggak suka orang2 yang hipokrit rasanya banyak temennya tuh Pak .... hehehe...

Salam,
Mei

At 09:28 AM 3/30/2004 -0700, you wrote:
Bu Mei,
Saya kira pengamatan anda betul bahwa dilapisan bawah
aktivitas kawin-cerai maupun kawin-kawin (poligami)
sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa hasrat poligami
memang inherent (primordial) pada homo sapiens, juga primata.
Sehingga tidak perlu faktor kekayaan, pendidikan, atopun
kerelijiusan. Kaum bawah itu asal saja mempraktekkan begituan
tanpa perlu rasionalisasi apapun. Boleh saja orang
'ngarani' mereka sebagai morally loose. Namun mereka
pragmatis saja. Asal tidak dilarang pak RT, dipentungi
hansip, ban becake digembesi pulisi, ato ditahan,
mereka senantiasa ready ngrock and ngroll. Tancep
terus man!

Orang kalangan atas yang berpoligami dijaman sekarang
ini umumnya adalah orang-orang yang pathethic tengik.
Mereka mengira dengan kekayaannya, pendidikan, kedudukan
politik ataupun relijius menjadikan mereka mahluk yang
berbeda dengan orang kalangan bawah. The truth is mereka
mengikuti the same drive seperti yang dipraktekkan kalangan
bawah, seperti yang dipraktekan juga oleh Baboon (munyuk).
Harap diingat bukan berarti poligami adalah crime seperti
halnya kuropsi ataupun kasus ribuan pendeta Kristen Katolik
yang mengaku praktek selibat tapi ngembat (nyodomi, dll)
ratusan ribu anak-anak (tapi dilindungi oleh Gereja).

Sedangkan orang-orang lapisan tengah menurut saya adalah
potentially bisa lebih benar, bahagiya dan mati masuk
surga dibanding kedua lapisan lainnya. Tapi juga bisa lebih
'soro' dari keduanya seperti lebai malang. Ya tinggal
gimana kiprah individunya, ya nggak folk?! :-)

Sebagai penutup bu Mei, saya bukanlah orang yang memusuhi
poligamis. Hanya saya, seperti anda, disgusted (atau mules)
dengan propaganda kaum poligamis. Yang saya musuhi adalah
para kriminal hipokrit seperti pendeta Kristen Katolik
yang dengan sombongnya mengaku selibat suci namun praktek
pedophile atau perbuatan maksiat lainnya. Orang-orang inilah
yang perlu disalib oleh Mel Gibson bukan Yesus alias Isa as.

Salam
Eko Raharjo
Calgary



-------------------------------------------------------------------------- Milis Archive: http://archive.undip.ac.id - Forum: http://forum.undip.ac.id to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #1949 DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id




Kirim email ke