|
----- Original Message -----
Sent: Friday, April 23, 2004 8:57 PM
Subject: FW: lima buah Pelajaran Berharga -----Original Message-----
Sent: Thursday, March 18, 2004 9:46 PM Subject: Precious Moments Dearest All... Pelajaran Penting ke-2 -- Penumpang yang Kehujanan:
Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang
wanita negro rapi yang sudah berumur,
sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak
mencoba bertahan dalam hujan yang sangat
deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya
kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat
ingin menumpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup,
ia mencoba menghentikan setiap mobil
yang lewat. Mobil berikutnya dikendarai oleh
seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong
ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan
konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu.
Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat
hingga suatu tempat, untuk mendapatkan
pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi.
Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi
bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya,
lalu mengucapkan terima kasih pada
si pemuda.
7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda
bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya,
karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim kerumahnya.Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :"Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan
tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku.
Untung saja
anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk
hadir disisi suamiku yang sedang sekarat...
hingga wafatnya".
Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu" Tertanda Ny.Nat King Cole. *Catatan
: Nat King Cole, adalah penyanyi negro
tenar thn. 60-an di USA
Pelajaran penting ke-3, Selalulah
perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani.
Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50
sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian
mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya.... "Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya. "Bu... saya pesan yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring
kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin
10-sen dan 5 buah koin 1-sen. Anda bisa lihat...
anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae,
karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang
pelayan uang tip yang "layak" ......
Pelajaran penting ke-4 - Penghalang di
Jalan
Kita Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian
bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau
menyingkirkan batu itu dari jalan. Beberapa
pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba
ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar
tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian
memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan
jalan dari rintangan.Tetapi tidak ada satupun
yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan
batu itu. Kemudian datanglah seorang petani,
yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika
semakin dekat, petani ini kemudian
meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan
batu itu kepinggir jalan.
Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu. Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya,
ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang
berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini
hanya untuk orang
yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan.
Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang
kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam
setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang
bisa dipakai untuk memperbaiki hidup
kita.
Pelajaran penting ke-5 - Memberi, ketika
dibutuhkan.
Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama
Liz, seorang penderita satu penyakit serius
yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada
pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur
5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit
yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang
diperlukan untuk melawan penyakit itu. Dokter
kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap
medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya
apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak
perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu
sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan
berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal
tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".
Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini
berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya.
Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar...katanya "Apakah
saya akan
langsung mati
dokter... ?" Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa
ia harus
menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa
kakaknya. Lihatlah...bukankah pengertian
dan sikap adalah segalanya....
Bagilah pengalaman Anda yang dapat memberikan hal2
positif bagi siapa saja. Memberi lebih
baik
daripada Menerima. Bekerjalah seolah anda tidak
memerlukan uang, Mencintailah seolah anda tidak
pernah dikecewakan, Menari dan menyanyilah seolah
tidak ada yang menonton..
DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA
BINTANG.
Kirimkan untuk orang-orang yang Anda kasihi.., walaupun dia adalah musuhmu !! Forwarded
by:
Eko Ariyanto Suwarno
|
- Re: [UNDIP] Fw: lima buah Pelajaran Berharga E.Ariyanto S
- Re: [UNDIP] Fw: lima buah Pelajaran Berharga mei
- Re: [UNDIP] Fw: lima buah Pelajaran Berharga Eko Raharjo
- Re: [UNDIP] Fw: lima buah Pelajaran Berha... mei
- Re: [UNDIP] Fw: lima buah Pelajaran B... Kurnia Wijayanti
- Re: [UNDIP] Fw: lima buah Pelajaran B... Eko Raharjo
- [UNDIP] SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI... Abel Pires da Silva
