Sang istri ikut. Sebab kontes tsb adalah informal setiap
hadirin (ibu-ibu) otomatis menjadi peserta. Masalah (dilema)
ini saya angkat karena katanya berbuntut panjang. Akibat
keputusan suami tsb sang istri menjadi depressed. 
Sementara itu ibu-ibu diluar rame pada mempergunjingkan.
Sebagian dari mereka membenarkan sebagian menyalahkan
sang suami. Bagaimana pendapat anda?
Eko Raharjo
Calgary

Daryono <[EMAIL PROTECTED]> said:

> wah Pak Antono bisa aja...mentang2 musim politik .. :))
>  
> Gimana Istrinya dia pilih sebagai yang paling cantik , lha wong Istrinya 
yang mungkin lebih Cantik Tidak Ikut KONTES Itu... NAH LO...???
>  
> hik hik
>  
>  
> 



-- 




--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2083
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke