-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, June 01, 2004 8:19 AM
To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED];
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Subject: Doa sebelum tidur

Doa sebelum tidur

Seorang ayah bingung mendengarkan doa putrinya yang
masih kecil ketika akan tidur, "Tuhan, lindungi ibu, lindungi
ayah, lindungi nenek, dan terimalah kakek."
"Kenapa doamu untuk kakek bunyinya seperti itu?"
tanya ayahnya. Si kecil menjawab, "Nggak tahu, Yah. Aku pengen aja
ngomong seperti itu." Entah apa yang terjadi,seesokan harinya sang kakek
meninggal dunia. Suatu kebetulan yang sangat aneh, pikir si ayah.
Beberapa hari kemudian sang ayah menidurkan kembali
putrinya dan mendengar si anak berdoa, "Tuhan, lindungi ibu, lindungi
ayah, dan terimalah nenek." Dan keesokan hari, sang nenek meninggal
dunia.
Astaga, pikir si ayah, anak gua bisa berkomunikasi dengan alam gaib!
Seminggu kemudian si ayah kembali mendengarkan
anaknya berdoa, "Tuhan,lindungi ibu dan terimalah ayah." Deg!
Kontan saja sang ayah terkejut. Malam itu ia nggak
bisa tidur memikirkan kejadian yang akan menimpanya besok pagi.
Ketika mengemudi sampai kantor pikirannya nggak
karuan. Jam makan siang telah lewat, namun tidak terjadi apa-apa. Si
ayah makin cemas. Ia memilih menghabiskan hari itu di kantor, minum kopi
dan begadang menunggu tengah malam tiba.
Ketika jarum jam menunjukkan 00.01, si ayah lega.
Hari itu telah lewat dan ia masih selamat. Dengan langkah ringan ia
pun kembali ke rumah.
"Ya, ampun... tumben-tumbennya kamu kerja lembur.
Ada apa sih?" tanya istrinya ketika membukakan pintu. "Aku nggak mau
ngomongin masalah ini. Pokoknya hari ini adalah hari
terburuk dalam hidupku," kata si suami.
Kata istrinya, "Kalau kamu mendengar cerita yang
akan aku sampaikan, kamu pasti nggak akan menyangka kalau hari ini
lebih buruk dari yang kamu duga. Tahu nggak, tadi pagi Mas Joni
tetangga sebelah meninggal dunia ketika betulin jemuran belakang rumah."
"Ayah" :??????????????????????





--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2139
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList              http://www.undip.ac.id


Kirim email ke