Assalamu alaikum wr wb
Sebetulnya jika kita mengikuti berita , bagaimana Mulyana kena Ajuan Protes Suap, Bagaimana ketika Reaksi
Ketua KPK Anwar Nasution bereaksi atas anak buahnya (Khoiriansyah), bahkan sampai mengatakan kampungan
Pada anak buahnya(reaksi spontan)
, terus selang beberapa saat anwar berbalik memberi pembelaan (mungkin takut jika namanya td populer lagi)
. Dari situ bisa dibaca arah proses yang terjadi.
Jadi Khairiansyah tidak bisa disamakan dengan kondisi BPK pada umumnya, dan Reaksi Anwar secara spontan
Mungkin menggambarkan Anwar yang sesungguhnya.(merasa dilangkahi, merasa rencananya gagal karena anak buahnya, dlll)
Jadi kalau Mulyana melakukan Suap yaa.... Itu wajar wajar saja
Khan bangsa ini sudah biasa melakukan semacam ini... Dia kan orang LSM??? (nggak mungkin mah)...
Siapa sih yang nggak tergiur...dengan milyaran... Apalagi orang tsb tidak dibekingi komunitas yang kuat... Yang setiap hari
Bisa saling menasehati jika melakukan penyelewengan.
Yaa begitulah .......... Kenapa sih membela mati matian Orang yang salah..........
Khan bisa jadi pengurang siksa di hari Akhir....:) jika bebas malah kasian dihari akhir nanti..
Wassalamu alaikum.
-----Original Message-----
From: Ariawan Djoko R [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Tuesday, April 26, 2005 7:41 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [UNDIP] Khairiansyah: Saya dan Keluarga Sudah Terbiasa Berjihad
Asslamu'alaikum wr.wb.
Maaf nyambung lagi.
Saya tidak kenal siapa itu Khairinsyah dan siapa itu Mulyana. Maaf sudah
bukan rahasia lagi kalau di BPK dan BPKP itu banyak hasil laporan auditor
yang ditulis tidak sebagaimana mestinya (sudah bukan rahasia lagi). Maaf
Pak memang ada pejabat yang jujur tapi biasanya justru itu yang
tersingkir. Maksud sajen atau upeti adalah uang sogok supaya auditnya
ditulis baik-baik. Kalau Khairinsyah tentunya sudah sering melakukan audit
tetapi apa hasil audit yang telah dia lakukan di tempat lain sudah ngak
ada kejanggalan, kenapa baru di KPU saja yang dibuka. Sistem di
pemerintahan memang sudah dibuat sedemikian, coba Pak kalau untuk menjadi
anggota DPR, PNS dan lain sebagainya (memang tidak semua) harus
mengeluarkan uang supaya jadi, tentu kalau sudah jadi harus mikir
bagaimana caranya supaya uang saya kembali, khan gitu yaa Pak. Sekian saja dulu. Wassalam.
On Mon, 25 Apr 2005, Riyadi Wahyudjatmiko wrote:
> Apa maksudnya memberikan sajen/upeti kalau tidak ada yg
> ingin ditutup-tutupi? Apa itu termasuk bersih ?Mulyana
> memang terkenal activis yg besih tapi itu dulu,ketika
> masih yg dipegang uang recehan tapi skrg saat di KPU
> beliau megang uang jutaan juta (bukan ratusan juta lagi)
> siapa sih jadi gak tergiur.....hantu aja doyan duit
> apalagi manusia seperti mulyana.....(sorry tanpa
> mendahului azas praduga tak bersalah).
>
> On Thu, 21 Apr 2005 10:41:00 +0700 (WIT)
> Ariawan Djoko R <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > Assalamu'alaikum wr.wb.
> > Maaf ikut komentar sedikit, masalah Mulyana W Kusuma.
> > Kita enggak tahu mana yang benar kalau dalam benak saya
> >ada pertanyaan apa
> > benar Mulyana terlibat dalam manipulasi dana KPU, atau
> >mungkin karena
> > sajen/upeti yang diberikan ke BPK terlalu sedikit
> >sehingga Auditornya
> > teriak. Maaf bukan rahasia lagi bahwa justru aparat yang
> >bersih itu yang
> > tersingkir.
> > Salam
> >
> >
> > On Fri, 15 Apr 2005, Wahid Hasyim wrote:
> >
> >>
> >> <http://jkt1.detiknews.com/indexfr.php?url="">
> >> m/index.p
> >> h>
> >> http://jkt1.detiknews.com/indexfr.php?url="">
> >> /index.ph
> >> p/detik.read/tahun/2005/bulan/04/tgl/14/time/17237/idnews/341592/idkanal/10
> >>
> >> Khairiansyah: Saya dan Keluarga Sudah Terbiasa Berjihad
> >> Reporter: Muhammad Nur Hayid
> >>
> >>
> >> detikcom - Jakarta, Khairiansyah Salman mendadak
> >>diperbincangkan publik,
> >> setelah muncul pemberitaan tentang dugaan penyuapan
> >>anggota KPU Mulyana W
> >> Kusumah kepada dirinya. Siapa dia? "Saya dan keluarga
> >>sudah terbiasa
> >> berjihad," kata dia.
> >>
> >> Khairiansyah mengaku khawatir dan takut setelah
> >>penyuapan Mulyana
> >> diberitakan media massa. Mulyana pun ditahan di Rutan
> >>Salemba. Namun,
> >> Khairiansyah tidak gentar.
> >>
> >> "Sebagai manusia biasa, khawatir dan takut itu biasa.
> >>Tapi, saya yakin Allah
> >> akan memberkahi," kata Khairiansyah saat dihubungi
> >>detikcom, Kamis
> >> (14/4/2005).
> >>
> >> Saat ini, Khairiansyah bersama tim 15 (tim auditor BPK)
> >>masih terus
> >> melakukan audit investigatif terhadap KPU. Berikut
> >>wawancara lengkap
> >> wartawan detikcom Muhammad Nur Hayid dengan
> >>Khairiansyah:
> >>
> >> Berapa kali Adan bertemu Mulyana?
> >>
> >> Beberapa kali
> >>
> >> Di mana saja?
> >>
> >> Pernah di kantor KPU, pernah bertemu dalam rangka entry
> >>briefing. Tapi, itu
> >> pertemuan-pertemuan dalam rangka kerja profesional
> >>sebagai auditor.
> >>
> >> Kalau pertemuan di Ibis, itu siapa yang memiliki
> >>inisiatif?
> >>
> >> Saya tidak mau menjawab hari ini. Besok akan jumpa pers,
> >>ba'da magrib.
> >>
> >> Di mana jumpa pers?
> >>
> >> Saya akan berkoordinasi dulu dengan Tim 15 dan penasihat
> >>hukum.
> >>
> >> Anda sudah membongkar kasus ini. Ini kasus besar. Anda
> >>tidak khawatir?
> >>
> >> Istri saya dan keluarga saya sudah terbiasa dengan
> >>berjihad. Istri saya dulu
> >> aktif di LSM. Tapi, karena LSM itu ada masalah, istri
> >>saya keluar.
> >> (Khairiansyah tidak menyebut nama LSM yang dimaksud).
> >>
> >> Anda tidak takut?
> >>
> >> Sebagai manusia, wajar bila saya khawatir dan takut.
> >>Tapi, saya yakin Allah
> >> menolong dan memberkahi saya dengan saudara-saudara yang
> >>banyak yang memback
> >> up saya. Ini yang memberi dorongan yang kuat kepada
> >>saya.
> >>
> >> Bisa cerita tentang saat-saat terakhir bersama Mulyana?
> >>
> >> Untuk hal-hal berkaitan diri saya, silakan saja dikorek.
> >>Tapi kalau
> >> berkaitan dengan content, terkait dengan proses kasus
> >>tersebut, saya tidak
> >> mau berkomentar dulu. Besok akan saya jelaskan. Maaf,
> >>saya tidak
> >> diperbolehkan bicara oleh penasihat hukum dulu, termasuk
> >>kronologi
> >> pemeriksaan.
> >>
> >> Dikenal Sebagai Ustadz
> >>
> >> Nama Khairiansyah bukan nama yang asing di BPK (Badan
> >>Pemeriksa Keuangan).
> >> Di kantornya, banyak karyawan BPK yang mengenalnya.
> >>Maklum, Khairiansyah
> >> sering mengisi pengajian dan memberikan khotbah.
> >>
> >> Gunarwanto, salah seorang Humas BPK mengakui 'kealiman'
> >>Khairiansyah. "Dia
> >> itu seorang ustadz. Dia sering khotbah. Tidak hanya di
> >>masjid sini, di
> >> masjid lain, dia juga sering memberi ceramah,"
> >>ungkapnya.
> >>
> >> Khairiansyah juga dipercaya BPK untuk menjadi trainer
> >>pada pendidikan untuk
> >> audit Pusdiklat BPK. Jabatan Khairiansyah saat ini
> >>adalah auditor ahli
> >> pratama. Alumnus STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)
> >>ini sedang
> >> menyelesaikan S2-nya di Universitas Bina Nusantara.
> >>(asy)
> >>
> >> CONFIDENTIAL AND PROPRIETARY INFORMATION NOTICE:
> >> The information contained in and/or attached to this
> >>e-mail is Confidential
> >> and Proprietary Information of Flextronics
> >>International, Ltd., and its
> >> operating companies and subsidiaries. This information
> >>is intended only for
> >> the confidential use of the person(s) designated above.
> >> If this message has
> >> reached a person or persons not designated above, you
> >>are hereby notified
> >> that you have received this document in error and that
> >>any review,
> >> dissemination, distribution or copying of this message
> >>is strictly
> >> prohibited. If you are not a designated recipient,
> >>please notify Flextronics
> >> immediately by reply e-mail and delete the original
> >>message together with
> >> any and all attachments.
> >>
> >
> >
> >
> >--------------------------------------------------------------------------
> > Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> > to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] -
> >Seq. #2399
> > DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList
> > http://www.undip.ac.id
> >
> >
>
> r
> ======================================================================
> ==================
> Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk wilayah Jawa Timur.
> Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub 0800-1-INSTAN (467826)
> ========================================================================================
>
> ----------------------------------------------------------------------
> ----
> Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
> to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2403
> DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
>
>
--------------------------------------------------------------------------
Milis Archive: http://archive.undip.ac.id
to unsubscribe, mailto:[EMAIL PROTECTED] - Seq. #2404
DIPONEGORO UNIVERSITY MailingList http://www.undip.ac.id
CONFIDENTIAL AND PROPRIETARY INFORMATION NOTICE:
The information contained in and/or attached to this e-mail is Confidential and Proprietary Information of Flextronics International, Ltd., and its operating companies and subsidiaries. This information is intended only for the confidential use of the person(s) designated above. If this message has reached a person or persons not designated above, you are hereby notified that you have received this document in error and that any review, dissemination, distribution or copying of this message is strictly prohibited. If you are not a designated recipient, please notify Flextronics immediately by reply e-mail and delete the original message together with any and all attachments.
