|
ieu aya warta ngenaan Kang Agum sareng
AR...
punten teu disundakeun, rumaos
balelol...
FYI...
^_^
hanjakal euy !!!
Tokoh
Sunda Tanya Amien Alasan Batal Gaet Agum Reporter: Maryadi
detikcom - Jakarta, Batalnya Menteri
Perhubungan Agum Gumelar menjadi cawapres dari Partai Amanat Nasional (PAN)
tetap dipertanyakan masyarakat Sunda. Buktinya ketika berdialog dengan tokoh
masyarakat Bandung, capres PAN Amien Rais dicecar seputar pembatalan tersebut.
Amien mengungkapkan, tidak dipilihnya Agum sebagai pasangan dikarenakan
ada kegamangan dari mantan komandan Kopassus tersebut. " Pak Agum masih ingin
menyelesaikan tugas sebagai menteri di kabinet Megawati. Padahal sebelumnya
beliau sudah bersedia dan siap mendampingi saya."
Hal itu diungkapkan
Amien menjawab pertanyaan Raden Aang Kusmayatna Kusumadinata alias Kang Ibing
dalam dialog Capres-Cawapres PAN dengan seratusan tokoh masyarakat Sunda di
Hotel Panghegar, Jl Merdeka 2 Bandung, Jumat (14/5/2004) siang.
Sebelum
bertemu Agum, Amien mengaku bertemu dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Kita
ingin tokoh yang bersanding dengan saya adalah tokoh nasionalis kelas satu bukan
ecek-ecek. Pak SBY, Agum dan Siswono masuk di dalam daftar 10 cawapres
yang diusulkan ke saya," kata Ketua MPR ini.
Namun menurutnya, SBY
berkeinginan menjadi capres jika perolehan suara Partai Demokrat signifikan.
"Pak SBY sempat berjanji menjadi pendamping saya kalau tidak memenuhi
electoral treshold," tandasnya.
Setelah gagal dengan SBY, Amien
mengatakan dirinya beralih ke Agum. "Pada awalnya Pak Agum menyatakan sanggup.
Tapi belakangan ketika dikonfirmasi lagi, beliau menyatakan akan menyelesaikan
tugas sebagi menteri sampai akhir masa kabinet."
"Kata Pak Agum ada
beberapa menteri yang keluar dari kabinet dan itu tidak etis. Dan dia tidak
ingin dianggap sebagai pengkhianat . Dan setelah dikonfirmasi beberapa kali
akhirnya Pak Agum menolak dan tetap ingin di kabinet," kilahnya.
Amien
kemudian menjatuhkan pilihan ke Siswono Yudhohusodo untuk menjadi cawapres. Dan
ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini pun bersedia. "Saat sudah
diputuskan dengan Pak Siswono, utusan Pak Agum datang ke saya meminta keputusan
itu diubah."
"Inilah ujian saya sebagai pemimpin. Dan untuk balik kanan
lagi saya tidak bisa karena akan banyak tudingan ke saya," demikian Amien
Rais.(ton)
Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id
| Yahoo! Groups Sponsor |
ADVERTISEMENT
![click here]() | |
![]() |
Yahoo! Groups Links
|