Heu-euh bener, Kang Salim..!!
Eta mah lain record... Geuningan sayah pernah noongan diintansi nu loba keneh ngajual pangkat make keneh duit.
Eta mah lain record... Geuningan sayah pernah noongan diintansi nu loba keneh ngajual pangkat make keneh duit.
Hayang naek pangkat kudu make leuleueur. Pan rieut? Ka beh dituna naekna
pangkat lain dumasar kana prestasi, tapi kana jumlah setoran nu dibikeun ka
atasan. Malah aya pejabat nu jujur mangtaun-taun teu naek-naek pangkat. Da
setoran kurang atawa embungeun mere setoran.
Jadi nu perlu tengetan ku urang sarerea nyaeta meunangna PK
Sejahtera, bisa teu ngarobah nasib bangsa?
Bisa, teu ngarobah sistem nu korup sangkan leuwih alus deui.
Kajeun teuing korupsi moal bisa leungit tapi sakurang-kurangna ngurangan
kalayan drastis... Eta nu perlu ditengetan ku urang ayeuna.
Terjemahannya:
Heu-euh betul, Kang Salim..!!
Itu sih bukan recordd... Malahan saya pernah ngintip diintansi yang masih banyak menjual pangkat dengan uang.
Pengen naik pangkat harus pake pelicin. 'Kang pusing? Ke sananya naiknya pangkat bukan berdasarkan pada prestasi (lagi) tapi pada jumlah setoran yang diberikan. Malah ada pejabat yang jujur bertahun-tahun nggak naik-naik pangkatnya. Karena kurang setorannya atau nggak mau ngasih setoran.
Itu sih bukan recordd... Malahan saya pernah ngintip diintansi yang masih banyak menjual pangkat dengan uang.
Pengen naik pangkat harus pake pelicin. 'Kang pusing? Ke sananya naiknya pangkat bukan berdasarkan pada prestasi (lagi) tapi pada jumlah setoran yang diberikan. Malah ada pejabat yang jujur bertahun-tahun nggak naik-naik pangkatnya. Karena kurang setorannya atau nggak mau ngasih setoran.
Jadi yang perlu diperhatikan oleh kita semua dengan menangyna PK
Sejahtera, bisa nggak merubah nasib bangsa?
Bisa, nggak merubah sistem yang korup menjadi lebih bagus lagi?
Biarpun korupsi nggak bisa ilang tapi sekurang-kurangnya berkurang dengan drastis... Itu yang perlu diperhatikan sekarang.
Bisa, nggak merubah sistem yang korup menjadi lebih bagus lagi?
Biarpun korupsi nggak bisa ilang tapi sekurang-kurangnya berkurang dengan drastis... Itu yang perlu diperhatikan sekarang.
----- Original Message -----
From: "Salim PKS" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, May 18, 2004 3:40 AM
Subject: Re: [PKS] (PKS)Guinness Book Of Record : 43 Anggota DPRD Sumbar
Terbukti Korupsi
> seharusnya malah gembira .... sujud syukur .....
> karena sudah mulai ada jalan terang dalam mengatasi keterpurukan bangsa
>
> kalo masalah "Guinness Book Of Record" itu sih bukan yang ini
> tapi ratusan anggota legislatif dan ribuan pegawai yang selamat dan sukses
> dalam menjalankan aktivitas pencurian
> ini ..... baru record yang belum terpecahkan :) :) :)
>
> jadi kalo cuman 432 orang mah bukan record atuh ....
>
> -salim-
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Welly Indra" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "Partai Keadilan Sejahtera" <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Tuesday, May 18, 2004 2:38 PM
> Subject: [PKS] (PKS)Guinness Book Of Record : 43 Anggota DPRD Sumbar
> Terbukti Korupsi
>
>
>
> Assalamu'alaikum wr.wb
> Saudaraku seakalian, betapa parahnya negeri kita,..dari tetangga
> Tampaknya Indonesia kembali akan mengisi daftar Buku "Guinness Book Of
> Record", suatu catatan untuk prestasi orang - orang atau suatu kelompok atau
> organisasi yang telah menghebohkan dunia. Salah satu orang Indonesia yang
> telah terdaftar disana adalah Rudy Hartono, salah satu legenda bulutangkis
> dunia, yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan menjuarai All England,
> yaitu kejuaraan Bulutangkis tertua didunia sebanyak 8 kali, dengan 7 kali
> berturut-turut, dan sampai saat ini, rekor tersebut belum ada yang dapat
> menyamainya. Namun rekor kali ini, datang dari DPRD Sumbar, dan tentunya
> sangat menyakitkan sekali.
>
> Dari koran Tempo hari ini, Majelis hakim pengadilan Negeri Padang, kemarin
> memvonis 43 anggota DPRD Sumatera Barat dengan hukuman antara dua tahun dan
> dua tahun tiga bulan. Semua " wakil rakyat" itu dinyatakan terbukti bersalah
> melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp 4,6 miliar atas anggaran Daerah
> thn 2002.
>
> Hukuman tertinggi yaitu 2 tahun 3 bulan jatuh kepada tiga unsur pimpinan
> DPRD Sumbar, sedangkan 40 anggota DPRD Sumbar lainnya dihukum 2 tahun
> penjara.
> Awalnya, 55 orang anggota DPRD Sumbar dijadikan tersangka, ketika kasus ini
> diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi, 2 orang meninggal dunia, 1 orang sakit,
> dan 3 orang saksi. Sedangkan dari Fraksi TNI/ Polri, diadili melalui
> pengadilan berbeda.
>
> Ketika Lembaga Transparancy Internasional menyatakan bahwa Indonesia sebagai
> negara terkorup didunia, tidak sedikit para pejabat pemerintahan yang
> berusaha membantahnya, namun setelah kita melihat fakta - fakta yang sangat
> jelas dilapangan, ternyata memang benar kita adalah negara terkorup didunia,
> ironis sekali yang melakukannya ternyata para wakil - wakil rakyat.Bagiamana
> dengan yang lainnya.
>
> Tengoklah negara sahabat kita Republik Rakyat Cina, beberapa tahun yang lalu
> termasuk negara terkorup didunia, namun dengan ketegasan pemerintahanya
> dengan hukuman mati bagi koruptor perlahan dengan pasti RRC mulai keluar
> dari sebagai negara terkorup, namun ironisnya kembali Indonesia secara
> perlahan, tapi pasti mengambil posisi yang ditinggalkan RRC tadi. Jika kita
> ambil ke perebutan Piala Thomas dan Uber kemarin, RRC berhasil merebutnya
> dari Indonesia, namun Indonesia berhasil juga merebut dari RRC sebagai
> negara terkorup didunia.
>
> Apa yang terjadi, jika hukuman seperti di RRC diterapkan di Indonesia,
> pastilah akan ada kuburan massal, karena begitu banyaknya para pelaku
> korupsi tersebut.
> Adakah calon - calon pemimpin kita nanti yang bersedia membuatkan kuburan
> sebanyak-banyaknya untuk koruptor, dan tak lupa 1 kuburan untuk dirinya,
> jika dia tergoda.
>
> Wassalamu'alaikum wr.wb
> Kemenangan Hakiki, bukan pada banyaknya perolehan suara atau kursi,
> tetapi kemenangan pada hati nurani...
> ...LURUSKAN NIAT, RAPATKAN BARISAN, SATUKAN TEKAD....
> ....WAHAI PARA PEJUANG KEADILAN...
> DAKWAH TAK AKAN PERNAH BERAKHIR
> TEBARKAN SALAM, TEGAKKAN KEADILAN, WUJUDKAN KESEJAHTERAAN
>
>
>
> Sudahkah qta membaca Al-Qur'an hari ini ?
> Yahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/partai-keadilan-sejahtera/
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
> http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>
>
Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

