(untuk warga milis kisunda & urangsunda, punten ieu posting heunteu ditarjamahkeun kana basa Sunda. Teu aya sanes jalaran nuju pakepuk, ieu mah sakantenan bae "ngareply" seratan rerencangan ti Pusat Kajian Agraria-IPB anu kamari ngondang sim kuring ngahadiran semiloka Agraria Reform di Bogor)
 
Salut euy, anti masih mahasiswa sudah mengurusi soal yang paling mendasar, soal tanah. Ingat engga sebuah film yang dibintangi oleh Tom Cruise (really sorry, aku lupa judulnya; setting film di jaman kolonialisasi Amerika oleh Inggris), hanya ada satu kalimat dari Tom Cruise dalam film tersebut yang menegaskan pentingnya tiap orang memiliki lahan/tanah yang layak. Kalimat tersebut matannya (isinya) kurang lebih: "Belum dapat disebut hidup seseorang yang tidak memiliki tanah".
 
Ya, dalam perbincangan di milist dan diskusi-diskusi di darat sebagai kelanjutan di milist, kita telah sampai pada tahap pembicaraan bahwa ada berbagai jenis hukum yang berlaku (positif, nurani, adat, agama). Memang paling benar adalah hukum agama, namun, pelaksanaannya agak "complicated".
 
Kemudian derajat yang paling tinggi (dalam efektivitas opersionalnya) setelah hukum agama adalah hukum adat (itu menurut salah seorang ahli hukum). Berkenaan dengan itu, saya mencoba menggali landasan-landasan untuk menghidupkan kembali keyakinan adat dalam masalah agraria. Tiada lain, sebagaimana kaidah kebudayaan nasional adalah puncak-puncak dari kebudayaan lokal, semoga kita memiliki ketahanan budaya nasional yang kuat yang berkembang dari ketahanan budaya lokal masing-masing. Hal ini meliputi pula masalah agraria.
 
Salah satu contoh kajian yang telah saya lakukan berkenaan dengan persoalan adat kaitannya dengan masalah tanah (lingkungan), dapat Anda tengok resume-nya dalam tulisan berjudul "KABUYUTAN UNTUK PENGELOLAAN LINGKUNGAN" di alamat:  http://www.sundanet.com/artikel.php?id=216

Ok, semoga bermanfaat.

Salam,

Oman Abdurahman (manAR)


pka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Wah.. menarik Pak Oman�.

Semoga lain kali selalu ada kerjasama antar lembaga kita

Hal-hal demikian memang harus selalu terjalin diantara kita..

Salam dari PKA

Dan Maaf juga baru balas. Setelah semiloka langsung ngacir kuliah.

Maklum masih mahasiswa. Terikat banyak tugas. hehehe

 

Heru Purwandari

 

-----Original Message-----
From: oman abdurrahman [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: 19 September 2004 16:43
To: pka
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: TOR semiloka

 

Terimakasih, TORnya sudah saya terima, maaf baru balas sekarang.

 

Sebagai salah seorang moderator dan peserta aktif milist2 kasundaan, saya sering mendapat pengaduan dan laporan masalah-masalah keagrariaan di Tatar Sunda. Semoga ke depan kita dapat terus berkomunikasi untuk suskses reforma agraria.

 

Salam,

 

Oman Abdurahman (manAR)

pka <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Pak Oman, Ini TOR semiloka... maaf baru terkirim.

Sampe ketemu di Bogor Besok Pagi.

 

Heru Purwandari, PKA-IPB



> ATTACHMENT part 2 application/msword name=TOR Semiloka untuk Peserta Lokakarya.doc


Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke