Wah, bakal mucekil tah Disbudpar... Enya, loba meunang
dengda...

AJ

--- Imam Suyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
>
-------------------------------------------------------------------
> "Ada usulan, bila dalam suatu pertemuan atau rapat
> ada yang 
> menggunakan bahasa Indonesia maka untuk setiap kata
> yang diucapkan 
> akan dikenakan denda sebesar Rp 1.000,00-."
>
-------------------------------------------------------------------
> 
> http://www.detikportal.com/index.php?
>
fuseaction=detik.read&tahun=2005&bulan=02&tgl=04&time=7123&idnews=2850
> 41&idkanal=131&idpartner=6&id=1
> 
> Disbudpar Jabar Akan Terapkan Bahasa Sunda
>  
> Reporter: A-87
>  
> Bandung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa
> Barat Drs. H.I. 
> Budhyana, M.Si., menyatakan bahwa diterapkannya
> penggunaan bahasa 
> Sunda di lingkungan Disbudpar Jabar, merupakan
> langkah awal 
> sosialisasi penggunaan bahasa Sunda sebagai bahasa
> sehari-hari.
> 
> "Penggunaan bahasa Sunda di lingkungan Disbudpar
> Jabar untuk 
> sementara diterapkan bagi pejabat struktural eselon
> III dan IV, mulai 
> Jumat (4/2) ini. Penggunaan bahasa Sunda diikuti
> sosialisasi di 
> seluruh jajaran hingga akhirnya setiap hari Jumat
> seluruh jajaran 
> diwajibkan menggunakan bahasa Sunda," ujar Budhyana,
> Kamis (3/2).
> 
> Dikatakannya, upaya tersebut bukan untuk mencari
> sensasi atau mengada-
> ada. Namun, upaya melestarikan keberadaan bahasa
> Sunda yang saat ini 
> mulai mengalami penurunan dari segi kualitas maupun
> kuantitasnya.
> 
> Menurut Budhyana, sebagai bahasa indung, bahasa
> Sunda merupakan 
> warisan yang tidak ternilai harganya. Dengan
> menggunakan dan 
> menggembangkan bahasa Sunda, secara tidak langsung
> melestarikan 
> budaya Sunda.
> 
> Upaya ini, juga merupakan pelaksanaan dari Perda
> Nomor 6 dan 7 Tahun 
> 1996 yang mengatur tentang budaya, aksara, sastra,
> dan bahasa 
> Sunda. "Selama ini, perda tersebut hanya
> dilaksanakan oleh anak-anak 
> di tingkat sekolah dasar. Sementara, kita sebagai
> orang tua justru 
> tidak melaksanakan ataupun memberi contoh," ujarnya.
> 
> Selain akan menerapkan penggunaan bahasa Sunda di
> lingkungan kerja 
> yang dipimpinnya, menurut Budhyana, kini pihaknya
> tengah berupaya 
> mencari akar permasalahannya. "Kalau sudah
> ditemukan, untuk 
> seterusnya akan ditempuh upaya-upaya
> penyelesaiannya," ujarnya.
> 
> Selama ini, yang menjadi akar permasalahan pudarnya
> penggunaan bahasa 
> Sunda sebagai alat komunikasi, katanya, di antaranya
> karena kemajuan 
> budaya pop yang terus berkembang. "Tidak sedikit,
> peninggalan 
> arsitektur lama berupa bangunan maupun
> lingkungannya, termasuk 
> makanan dan pakaian yang sudah tidak dikenal lagi
> oleh urang Sunda 
> sendiri," tegasnya.
> 
> Mengenai sanksi yang akan diterapkan pihaknya,
> Budhyana mengatakan, 
> saat ini masih dipikirkan. Ada usulan, bila dalam
> suatu pertemuan 
> atau rapat ada yang menggunakan bahasa Indonesia
> maka untuk setiap 
> kata yang diucapkan akan dikenakan denda sebesar Rp
> 1.000,00-. "Tapi 
> lihat saja nanti bagaimana realisasinya.
> Bagaimanapun kita harus 
> mencoba dan memberi contoh jangan hanya bisa
> mengimbau, mengharapkan, 
> atau bahkan menginstruksikan tetapi kita sendiri
> tidak melakukan," 
> ujarnya. 
> 
> Sumber: Pikiran Rakyat
> 
> 
> 
> 
> 



                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Meet the all-new My Yahoo! - Try it today! 
http://my.yahoo.com 
 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/mGEjbB/5WnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke