Hapunten,

Kahaturkeun seratang ngeunaan internet ka payun. Upami teu hilap, 
posting anu sawanda kantos dikintunkeun oge dina basa Sunda. 
Hapunten teu disundakeun.
PS: Ua Sas, nyuhunkeun komentarna, etang-etang diskusi 
buku "Menjemput Masa Depan" tea.

baktos,
manAR
--- In [EMAIL PROTECTED], oman abdurahman 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Sebuah buku yang ditulis oleh seorang pakar sistem kontrol di 
Indonesia memberikan semacam analisis futuristik mengenai kinerja 
internet ke depan. Menurut buku tersebut, internet ke depan akan 
menjadi sarana penemuan kembali akal pertama. Ya Akal Pertama yang 
menurut beberapa filosof merupakan cikal bakal seabreg akal-akal 
turunannya, termasuk akal kita-kita. 

Akal pertama tentu cenderung kepada kebenaran, dan selalu mencari 
yang terbaik, yang paling mendekati kebenaran sejati. Buku itu kira-
kira berlogika seperti ini: "Apapun yang dicari di internet, orang 
pada akhirnya akan mencari solusi yang terbaik terhadap permasalahan 
yang ia cari solusinya di internet. Demikian pula, setiap pemikiran 
terbaik akan ada saja orang yang memuatkannya, bahkan 
mensosialisasikannya di internet. 

Pertemuan antara yang mencari dan yang dicari ini akan terus 
bergulir seiring waktu dan pada akhirnya...pemikiran-pemikiran 
terbaik itu dan orang-orang yang mengikutinya bersua dengan internet 
sebagai sarananya. Memang, untuk sementara waktu berbagai 
hal "asesories" akan bermunculan di internet, bak cendawan di musim 
hujan, namun pada akhirnya, yang terbaiklah yang kemudian 
paling sering diakses orang".

Pertemuan antara yang "mencari" dan "yang dicari", jadi ingat ucapan 
Jalaluddin Rummi, sang Darwis yang Menari itu. Katanya: "Jika Anda 
sungguh-sungguh mencari air, sesungguhnya air itu pun sedang mencari 
Anda". (Hidup anti liberalisasi pengusahaan sumber daya air!!!).

Buku itu berjudul "Menjemput Masa Depan", terbitan sebuah penerbit 
di Bandung. Penulisnya, yang doktor bidang sistem kontrol itu, juga 
penulis yang sama dari buku filsafat aliran terkini, "Al-Hikmah Al-
Muta'aliyyah" (diterjemahkan menjadi: "'Kearifan Puncak"). 

Dalam ucapan promosinya, penerbit buku tsb menulis: "Untuk merancang 
masa depan yang lebih baik dan sempurna, manusia perlu memiliki 
suatu pandangan jauh ke depan yang dengannya ia dapat merancang atau 
paling tidak memprediksi perihal yang dihadapinya. Manusia 
memerlukan wawasan yang luas untuk menjemput masa depan. Kiranya 
buku ini dapat dijadikan salah satu acuan dalam rangka usaha 
menuju ke arah tersebut".

Salam,
manAR


[Non-text portions of this message have been removed]
--- End forwarded message ---






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Ever feel sad or cry for no reason at all?
Depression. Narrated by Kate Hudson.
http://us.click.yahoo.com/LLQ_sC/esnJAA/E2hLAA/0EHolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Komunitas Urang Sunda --> http://www.Urang-Sunda.or.id
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke